Ingat, Jatuh Tempo Bayar PBB Hari Minggu

Sekda Pemkot Yogyakarta Titik Sulastri (kanan) menyerahkan SPPT PBB tahun 2018 kepada perwakilan lurah di Kota Yogyakarta. (Merapi-Tri Darmiyati)
Sekda Pemkot Yogyakarta Titik Sulastri (kanan) menyerahkan SPPT PBB tahun 2018 kepada perwakilan lurah di Kota Yogyakarta. (Merapi-Tri Darmiyati)

UMBULHARJO (MERAPI) – Menjelang jatuh tempo Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), masyarakat diminta memperhatikan waktu pembayaran. Mengingat jatuh tempo PBB 30 September tepat pada hari Minggu. Jika membayar saat jatuh tempo di luar layanan Bank BPD DIY, bisa terkena denda.

“Sebaiknya membayar PBB paling lambat 29 September agar tidak kena denda, karena jatuh temponya tahun ini hari Minggu,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Yogyakarta Kadri Renggono, Senin (24/9).

Imbauan membayar pajak lebih awal dari tanggal jatuh tempo ditujukan kepada wajib pajak PBB yang tidak memiliki fasilitas pembayaran melalui ATM BPD DIY selaku bank yang selama ini melayani pembayaran PBB. Dia menyampaikan bagi wajib pajak yag tidak memiliki fasilitas ATM BPD DIY diminta membayar lebih awal. Selain BPD DY, pembayaran PBB di Kota Yogyakarta dilayani lewat Bank BNI dan Kantor Pos.

“Pembayaran di luar Bank BPD DIY, harus melalui proses kliring ke rekening PBB milik pemkot di Bank BPDY. Jika dibayar pada hari Minggu, proses kliring baru bisa tercatat di kas daerah pada hari berikutnya yakni Senin. Itu berarti sudah melebihi jatuh tempo sehingga bisa kena denda,” terangnya.

Dia menyatakan wajib pajak yang membayar PBB melebihi jatuh tempo akan dikenai denda 2 persen/bulan dari nilai ketetapan pajak. Nilai maksimal denda PBB yang harus dibayar yakni 48 persen dari nilai ketetapan atau jangka waktu 2 tahun. Artinya jika belum membayar PBB lebih dari dua tahun maka dendanya tetap maksimal 48 persen.

BPKAD Kota Yogyakarta mencatat menjelang jatuh tempo, realisasi pembayaran PBB mencapai Rp 53,5 miliar atau 77,07 persen dari target yang ditetapkan. Pihaknya menegaskan sudah rutin melakukan sosialisasi ke warga agar membayar PBB sebelum jatuh tempo. Tapi masih banyak wajib pajak yang cenderung membayar menjelang jatuh tempo.

“Saat ini sudah tidak ada fasilitas pembayaran PBB di wilayah kelurahan. Tapi mobil pembayaran PBB kami selalu keliling tiap hari Rabu. Hanya tidak semua wilayah,” tandas Kadri. (Tri)

Read previous post:
Perbaikan Rumah Tak Layak Huni Terus Dikebut

UMBULHARJO (MERAPI) - Perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Yogyakarta tahun ini sudah menyelesaikan sekitar 40 persen. Pembangunan

Close