PSIM JAMU SEMERU FC SORE INI – Tak Ingin Sia-siakan Kesempatan

 

YOGYA (MERAPI) – PSIM Yogya memiliki ambisi untuk meraih poin penuh pada lanjutan kompetisi Liga 2 Grup Timur 2018 saat menjamu Persigo Semeru FC Lumajang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (24/9) sore ini. Skuad Laskar Mataram tak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk melakoni laga kandang dengan dukungan suporter sekaligus mengamankan posisi dari ancaman zona degradasi.

 

Setelah pada dua laga kandang sebelumnya tak ditonton langsung oleh suporter, Hendika Arga Permana dan kawan-kawan diharapkan mampu mendulang tiga poin pada laga melawan Semeru FC kali ini. “Dukungan dari suporter tentu menjadi motivasi bagi para pemain. Ini harus bisa kami manfaatkan semaksimal mungkin,” ujar penyerang PSIM, Ismail Haris di Yogya, kemarin.

 

Melihat posisi di klasemen sementara, PSIM berada di peringkat ke-7 dengan 22 poin. Masih ada peluang untuk bersaing memperebutkan tiket ke babak 8 besar. Akan tetapi, Pelatih PSIM, Bona Elisa Simanjuntak mengatakan bahwa pihaknya enggan berandai-andai terlalu jauh terlebih dahulu.

 

“Memang masih ada peluang masuk 8 besar. Namun yang terpenting di sini mengamankan diri dari ancaman degradasi. Jika bisa menang lawan Semeru FC, kami sudah pasti aman. Makanya harus bisa ambil poin penuh,” kata Bona.

 

Terkait peluang masuk 8 besar atau minimal berada di posisi ke-4 klasemen, Bona menjelaskan jika syaratnya harus bisa sapu bersih di lima laga sisa, termasuk tiga partai tandang. “Saat ini poin kami 22. Kalau bisa menang di lima laga sisa, nanti dapat 37 poin. Itu sudah bisa lolos 8 besar. Tapi itu juga tergantung hasil pertandingan lainnya. Kami ingin fokus laga lawan Semeru FC dulu, baru kemudian laga lainnya,” jelasnya.

 

Dari persiapan yang telah dilakukan, mantan pemain PSS Sleman dan PSMS Medan itu menyebutkan, setelah kalah dari Martapura FC sudah ada evaluasi. “Kami memperbaiki apa yag menjadi kelemahan kami saat lawan Martapura FC, terutama di lini belakang. Semoga besok pemain bisa mempraktekkan saat pertandingan,” ujarnya.

 

Terkait kekuatan lawan yang dihadapi, Bona sudah mengantisipasi permainan di lini tengah. “Semeru FC punya pemain gelandang yang bagus. Kami harus bisa meredam permainan dari tengah. Apalagi kami ingin menang jadi lini tengah harus bisa dikuasai. Tapi tak boleh meremehkan juga meski pada pertemuan pertama kemarin kami bisa menang di kandang mereka,” tuturnya.

 

Sementara itu, Semeru FC yang pada tiga laga terakhir selalu menelan kekalahan, berharap meraih poin kala menghadapi PSIM. “Kami ingin memperbaiki hasil sebelumnya. Setidaknya kalau bisa dapat poin di sini, perjalanan selanjutnya akan lebih mudah. Apalagi kami butuh poin untuk menghindari zona degradasi,” beber Pelatih Semeru FC, Putut Wijanarko.

 

Pada laga kali ini, Semeru FC bakal diperkuat mantan bek PSIM era-2008, Slamet Sampurna yang kini menjadi kapten tim. Kembali ke Yogya namun berstatus sebagai lawan, Slamet bersikap profesional untuk bisa membawa timnya memetik poin.

 

“Ya tentunya senang bisa kembali ke Yogya. Memang saya pernah di sini tapi statusnya saat ini kan jadi lawan. Jadi saya harus profesional. Harus bisa membawa tim meraih target sesuai yang diharapkan meski lawannya tim yang dulu pernah dibela,” ungkap Slamet. (Oro)

 

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Mantapnya Lontong Padang Bertemu Teh Telur

BAGI penggemar kuliner khas Padang Sumatera Barat, tentu sudah tak asing dengan nasi Padang dan beberapa pilihan sayur maupun lauk-pauknya.

Close