TEREKAM CCTV, KARYAWAN NYAMBI MALING DIBEKUK-8 HP Curian Dijual Rp 5 Juta

DEPOK (MERAPI)- Gara-gara terhimpit masalah ekonomi, dua orang karyawan kantor jasa ekspedisi di Jalan Ringroad Utara, Karangnongko, Maguwoharjo, Depok, Sleman nekat mencuri 8 unit handphone di tempatnya bekerja. Malang bagi mereka, aksi itu terekam kamera CCTV hingga mudah terlacak dan kemudian ditangkap polisi, Jumat (21/9).
Dua orang pelaku yang ditangkap yakni YB (25) warga Tangisan, Banyurejo, Tempel, Sleman dan AS (26) asal Sumatera Utara.
Akibat kejadian ini, pihak perusahaan mengalami kerugian hingga Rp 16,3 juta. Selain 8 HP, dua kawanan maling tersebut juga menggasak uang Rp 300 ribu. Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku harus meringkus di dalam sel tahanan Polsek Depok Timur.
Kanit Reskrim Polsek Depok Timur Iptu Alfano Ramadhan kepada wartawan kemarin menjelaskan, terungkapnya kasus tersebut lantaran keduanya terekam kamera CCTV saat beraksi di dalam kantor yang berada di Jalan Ringroad Utara, Karangnongko, Maguwoharjo, Depok, Sleman.
“Keduanya beraksi saat mendapat giliran piket di kantor. Tersangka YB mempunyai ide melakukan pencurian dan mengajak AS menggasak delapan unit handphone yang seharusnya dikirimkan,” beber Alfano.
Saat itu, kata dia, keduanya mencuri enam unit handphone merk Samsung masing-masing seri Galaxy J2 dan Galaxy J8 serta dua unit handphone merk Mei Zu M6. Usai mendapat barang yang diinginkan, keduanya lantas menjual seharga Rp 5 juta. Hasil penjualan dibagi dua.
“Saat kejadian, kedua tersangka ini berada di kantor pura-pura piket dan menunggu bongkar muatan paket. Namun saat kondisi sepi, mereka langsung mengambil paket berisi handphone dan uang tunai milik karyawan lainnya,” jelasnya.

Dikatakan Alfano, aksi keduanya berhasil diketahui setelah karyawan lain Opta Rinawan (31) warga Moyudan hendak mengirimkan paket handphone. Namun paket tersebut sudah tidak ada di dalam ruangan kantor. Kemudian dicek melalui kamera CCTV di dalam kantor.
Dalam rekaman CCTV, terlihat kedua pelaku masuk ke dalam ruangan kantor dan mengambil sesuatu yang disembunyikan di balik kaos. Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada petugas Polsek Depok Timur. Polisi segera merespons laporan tersebut dengan menangkap kedua pelaku.
Keduanya pun tak bisa berkutik saat petugas menunjukan barang bukti rekaman kamera CCTV. Mereka kemudian mengakui perbuatannya.
Panit Reskrim Polsek Depok Timur Ipda Bambang Widyatmono menambahkan, kedua tersangka belum ada setahun bekerja di kantor jasa ekspedisi tersebut. Hasil pencurian digunakan untuk biaya hidup, termasuk untuk biaya pengobatan istri YB yang sedang hamil.
“Keduanya sudah kita tahan, mereka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian,” pungkasnya. (Shn)

Read previous post:
Pancaroba, Waspadai Pohon Rawan Tumbang

UMBUHARJO (MERAPI) - Mewaspadai masuknya musim pancaroba masyarakat diimbau memangkas pohon-pohon rimbun yang berada di lahan persilnya untuk mengurangi risiko

Close