Operasi Mantap Brata Candi, Patroli Cyber Telusuri Penebar Ujaran Kebencian

Ruang cyber Polres Karanganyar diandalkan dalam menyisir perusuh Pemilu di dunia maya. (MERAPI-Abdul Alim)
Ruang cyber Polres Karanganyar diandalkan dalam menyisir perusuh Pemilu di dunia maya. (MERAPI-Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI)-Operasi Mantap Brata Candi di Karanganyar tak hanya mengantisipasi rusuh di wilayahnya jelang Pileg dan Pilpres 2019. Namun juga menyisir penebar ujaran kebencian serta mengklarifikasi informasi menyesatkan. “Sebagaimana saat Pilkada kemarin, kita mengandalkan tim cyber. Khususnya yang berkaitan penebar ujaran kebencian dan hoax terkait pemilu. Mari kita ciptakan pemilu damai dan berkualitas,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto usai memimpin gelar pasukan Operasi Mantap Brata Candi 2018 di Mapolres, Rabu (19/9).

Patroli tim cyber didukung peralatan IT di Mapolres. Selain itu, para operator membina jaringan dengan tim cyber Polda Jawa Tengah dan polres jajaran. Menurut Kapolres, informasi di media sosial perlu disaring dan dikawal supaya mempersempit ruang gerak pelaku penebar kebencian.

Sementara itu dalam gelar pasukan, kelaikan seluruh kendaraan bermotor tim patroli diperiksa Kapolres bersama pimpinan forkopimda seperti Bupati Juliyatmono, Dandim Letkol Inf MI Mochtar Maksum, Kepala Kemenag Mustain Ahmad dan sebagainya. Hadir dalam kesempatan itu komisioner KPU dan Bawaslu Karanganyar.

Lebih lanjut dikatakan, tim lintas sektoral menerjunkan 790 anggota Polri, 177 prajurit TNI dan sisanya dari Pemda selama digelar operasi serentak mulai 20 September 2018-31 Oktober 2019. “Keberhasilan pengamanan Pemilu sampai 2018 dijadikan reverensi menjalankan pesta demokrasi di 2019. Penekanannya pada perkuatan soliditas dan sinergitas antarelemen masyarakat. Juga bagi TNI dan Polri, jaga netralitas serta jangan menciderainya,” katanya.

Pengecekan kendaraan bermotor petugas patroli operasi mantab brata candi. (MERAPI-Abdul Alim)
Pengecekan kendaraan bermotor petugas patroli operasi mantab brata candi. (MERAPI-Abdul Alim)

Usai gelar pasukan dihelat secara internal rapat lintas sektoral untuk membahas deteksi dini, pencegahan rusuh serta mendorong semua stakeholder melaksanakan kewajibannya demi mewujudkan pemilu damai dan berkualitas. Salah satu agenda rapat tersebut pada pengamanan melekat para komisioner penyelenggara dan pengawas pemilu serta kantornya, dan pemetaan 3.148 TPS. Rencananya, komitmen tersebut akan dituangkan dalam deklarasi Pemilu damai pada Minggu (23/9). “Kami menggelorakan Pemilu damai dengan mengundang 486 caleg, ketua parpol dan forkopimda pada deklarasi Minggu besok,” pungkasnya. (Lim)

Read previous post:
Hadapi Pemilu 2019, Polres Sukoharjo Terapkan Pengamanan Penuh Di semua Wilayah

SUKOHARJO (MERAPI) - Polres Sukoharjo melakukan pemetaan wilayah rawan pada pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. Pengamanan penuh akan dilaksanakan

Close