KPU Fasilitasi Iklan Kampanye Pemilu 2019

SLEMAN (MERAPI) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman akan memfasilitasi Alat Peraga Kampanye (APK) untuk peserta Pemilu 2019. Peserta Pemilu yang difasilitasi adalah partai politik (parpol), pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) serta anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) nomor 28 tentang perubahan PKPU nomor 23, KPU akan memfasilitasi APK untuk Pemilu 2019. Disitu dijelaskan, KPU akan memfasilitasi terhadap peserta Pemilu berupa baliho dan spanduk.

Untuk pasangan Capres dan Cawapres, KPU akan memfasilitasi maksimal 10 baliho dan 16 spanduk untuk satu pasangan. Hal serupa juga berlaku untuk Parpol. Sedangkan untuk DPD, KPU hanya memfasilitasi spanduk saja sebanyak 10 buah. “Jumlah itu tinggal dikalikan dengan total jumlah parpol peserta Pemilu. Sedangkan untuk pasangan Capres Cawapres dan DPD masih menunggu karena belum ditetapkan,” ujar Komisioner KPU Sleman Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat Indah Sri Wulandari dalam sosialisasi PKPU Nomor 23 Tentang Kampanye di Ruang Rapat KPU Sleman, Selasa (18/9).

Untuk materi iklan, menurut Indah design dari masing-masing peserta Pemilu. Materi tersebut diserahkan ke KPU untuk dibuatkan APK dan diserahkan ke peserta Pemilu. Mengenai pemasangan dan pemeliharaan diserahkan kepada peserta Pemilu. Hanya saja untuk lokasi pemasangan APK sudah ditentukan. Untuk masa kampanye akan dimulai tanggal 23 September 2018 hingga 13 April 2019. “Lokasi pemasangan APK sudah kita tetapkan. Menyesuaikan hasil koordinasi dengan Pemda. Untuk aeal terlarang pemasangan APK, antara lain tempat ibadah, fasilitas sekolah dan kantor pemerintah,” urai Indah.

Bagi peserta Pemilu yang ingin memasang APK sendiri, Indah menjelaskan masih akan menunggu regulasi lain berupa Surat Edaran (SE) yang berbasis desa atau kelurahan. Bagi Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang memfasilitasi adalah masing-masing Parpol. Mengenai materi iklan kampanye tanpa menyebutkan nama caleg. Didalamnya memuat lambang, nomor urut dan nama parpol. Selain itu juga memuat visi, misi dan program Parpol. Ada juga pengurus Parpol serta foto tokoh yang melekat pada citra diri Parpol.
Untuk iklan di media, baik cetak maupun elektronik juga tetap diatur oleh KPU. Namun masih akan dikoordinasikan dengan KPU propinsi, Bawaslu, KPI, paprol dan pimpinan media. “Yang jelas peserta Pemilu dilarang memuat materi iklan dan bentuk tayangan atau berbentuk berita. Dan ini membutuhkan koordinasi dengan KPU, KPI, Bawaslu dan pimpinan media,” ujar Ketua KPU Sleman Ahmad Shidqi. (Awh)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-YUSRON MUSTAQIM Wakil Ketua Umum I DPP Ikadin Roberto Hutagalung saat memberikan penghargaan kepada Guntarwan Indar Wibowo yang menciptakan lagu Mars Ikadin
SEKJEN IKADIN : WUJUD KERJA SOSIAL ADVOKAT- Komitmen Beri Bantuan Hukum untuk Warga Miskin

JETIS (MERAPI)- Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Advokat Indonesia (Sekjen DPP Ikadin), M Rasyid Ridho SH MH berharap anggotanya

Close