TANTANG MARTAPURA SORE INI – PSIM Waspadai Bola Mati

 

 

MARTAPURA (MERAPI) – Tren menanjak tengah dimiliki PSIM Yogya dalam tiga laga terakhir kompetisi Liga 2. Memasuki pekan ke-17, skuad Laskar Mataram bakal meladeni tuan rumah Martapura FC di Stadion Demang Lehman, Martapura, Rabu (19/9) sore ini. Antisipasi bola mati menjadi perhatian PSIM demi bawa pulang poin.

 

Hendika Arga Permana dan kawan-kawan boleh bersuka cita atas kemenangan tandang pertama kalinya pada putaran kedua usai membungkam Persiba Balikpapan 2-1, Sabtu (15/9). Akan tetapi, para pemain tak boleh terlena karena lawan yang akan dihadapi berbeda. Terlebih jika melihat rekor pertandingan kandang yang dimiliki, Martapura FC selalu memetik kemenangan.

 

“Ini lah yang perlu kami antisipasi. Bola-bola mati bisa membuka peluang bagi lawan. Kami harus mengantisipasinya. Martapura punya rekor bagus di kandang, itu harus jadi pelecut semangat bagi kami bahwa bermain di kandang lawan, anak-anak punya tantangan besar. Buktinya mereka bisa menang saat main di Balipapan,” beber Pelatih PSIM, Bona Elisa Simanjuntak di Banjarmasin, Selasa (18/9).

 

Diakui mantan pemain PSS Sleman dan PSMS Medan itu, bola mati menjadi salah satu titik lemah pertahanan PSIM. Terbukti saat menghadapi Persiba, satu gol yang bersarang ke gawang Ivan Febrianto berawal dari sepak pojok yang gagal diantisipasi barisan pertahanan PSIM.

 

“Ya memang harus diperbaiki untuk antisipasi bola mati. Saat di Mojokerto juga kami banyak kebobolan karena bola mati. Sebisa mungkin pemain tidak perlu melakukan pelanggaran di kotak penalti atau di dekatnya, karena itu akan membahayakan,” akunya.

 

Dengan kemenangan yang dicatatkan Martapura FC saat menghadapi PSS pada laga sebelumnya, hal itu juga menjadi perhatian Bona. “Mereka mampu menang besar saat lawan PSS. Itu (pertandingannya, red) akan kami cermati, sektor mana saja yang menjadi kelemahan mereka. Kami harus bisa memanfaatkannya,” imbuh Bonya.

 

Tanpa kehadiran dua pemain andalannya, Ismail Haris dan M Arifin yang terkena hukuman akumulasi kartu, Bona telah menyiapkan taktik dengan ‘false nine’. “Tak perlu striker murni. Kami akan maksimalkan peran Hendrico (Hendri Satriadi,red) bermain di tengah. Posisi sayap bisa digantikan Rifky atau Arief nantinya,” ujarnya.

 

Selain itu, Bona berharap agar para pemainnya bisa memaksimalkan peluang yang dimiliki. “Target kami di sini curi poin, minimal satu. Jika ada kesempatan untuk mencetak gol, itu harus dimaksimalkan. Karena kemungkinan akan sedikit peluang kami dapatkan. Martapura jelas akan bermain agresif,” ungkapnya.

 

Di sisi lain, Manajer PSIM, Erwan Hendarwanto menekankan agar para pemainnya tak terpengaruh terhadap faktor non-teknis. “Jika ada insiden yang kemudian menyulut provokasi ke wasit, jangan sampai terpengaruh. Sebisa mungkin menghindari pelanggaran yang di daerah sekitar kotak penalti, apalagi hingga masuk kotak penalti,” tegasnya. (Oro)

Read previous post:
JAMU PSM MAKASSAR MALAM INI – PS Tira Manfaatkan Momentum Bangkit

  BANTUL (MERAPI) - PS Tira Bantul memiliki modal yang cukup bagus jelang pertandingan menghadapi PSM Makassar dalam lanjutan kompetisi

Close