PSS Waspadai Set Piece Persiba

 

SLEMAN (MERAPI) – Tim Pelatih PSS Sleman sudah punya bayangan bagaimana pola permainan Persiba Balikpapan saat bertandang ke Stadion Maguwoharjo di pekan ke-17 Liga 2 Grup Timur Kamis (20/9) mendatang. Pelatih Kepala PSS, Seto Nurdiyantoro, memprediksi Persiba akan bermain bertahan. Mereka akan menumpuk pemain di kotak penalti sembari mengincar celah melakukan serangan balik.

 

Tim Beruang Madu juga diprediksi bakal memanfaatkan bola mati untuk mencuri gol. Seto pun telah mengantisipasi agar para pemainnya tidak lagi kecolongan bola mati seperti saat menghadapi Martapura FC pekan lalu.

“Saya tekankan tidak boleh lagi melakukan pelanggaran yang tidak perlu di dekat kotak penalti sendiri. Para pemain jangan mudah terpancing bikin pelanggaran. Kami sangat mewaspadai bola mati mereka dalam pertandingan besok karena bisa saja menjadi gol. Kami pelajari pertandingan mereka saat lawan PSIM,” terang Seto, Senin (17/9) petang.

 

Saat melawan PSIM, Seto melihat umpan dari bola mati Persiba cukup membahayakan. Skuad yang mengisi papan tengah Liga 2 Grup Timur itu menciptkan banyak peluang dari umpan crossing dan tendangan bebas saat menghadapi Laskar Mataram. Melihat situasi ini ditambah pengalaman menghadapi Martapura ketika kecolongan gol dari tendangan bebas, wajar bila Seto khawatir.

 

“Kalau mereka cetak gol lebih dulu bisa berbahaya karena bukan tidak mungkin akan langsung bertahan. Saya ingin pemain mengubah permainan, tidak boleh melakukan pelanggaran di dekat kotak penalti kita,” ulang Pelatih yang tengah mengambil kursus pelatih A AFC itu.

 

Namun pertahanan PSS tampaknya kembali tidak akan diperkuat Jodi Kustiawan yang cedera robek pelipis kiri. Kapten PSS itu bakal digantikan Rian Miziar di jantung pertahanan. Sedangkan Zamzani yang baru sembuh dari cedera tengah disiapkan untuk berduet dengan Rian. Selain Jodi, Taufiq Febrianto juga bakal absen setelah mendapat kartu merah di kandang Martapura FC. Meski juga tidak diperkuat Slamet Budiono, Dave Mustaine, dan Adi Nugroho, Seto sedikit lega karena bisa memainkan Ilham Irhaz sebagai pengatur serangan.

 

“Ilham sudah bisa dimainkan sebagai pengatur serangan. Dia absen kemarin di Martapura. Mungkin akan turun sejak awal kalau kondisinya bagus, duet dengan Ichsan Pratama dan Amarzukih atau Arie Sandy di tengah. Kembalinya Irhaz membuat lini tengah sedikit terbantu. Melihat komposisi sekarang hanya Irhaz yang punya daya gedor baik dibanding para pemain tengah lainnya. Kami masih punya Wahyu (Wahyu Sukarta) juga,” tegas Seto.

 

PSS diunggulkan dalam pertandingan jika melihat komposisi dan peringkat klasemen dari Persiba yang kini dibesut Haryadi itu. Namun Seto minta para pemain tidak melihat dua hal itu karena Persiba Balikpapan datang bukan untuk kembali kehilangan poin. Pelatih yang sempat merasakan jersey Timnas semasa aktif bermain itu juga berprediksi tim asal Kalimantan Timur (Kaltim) punya motivasi tinggi datang ke Stadion Maguwoharjo.

 

“Salah kalau menganggap bahwa PSS lebih diunggulkan kalau lihat posisi klasemen dan pemain. Mereka sebenarnya tim bagus, tim yang bisa menyulitkan dan akan datang dengan motivasi tinggi. Kami tidak boleh meremehkan mereka,” tandas Seto. (Des)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Rutin Disemprot Insektisida, Beringin Korea Tampil Menawan

TANAMAN beringin Korea dengan nama lain dolar cocok ditempatkan di taman-taman. Tak jarang dalam suatu taman, tanaman ini menjadi titik

Close