KPU Sleman Kebut Validasi DPT Ganda

SLEMAN (MERAPI) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman masih terus melakukan proses validasi terhadap ribuan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang bermasalahan. Dari 2.922 nama yang diterima dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), saat ini proses validasi sudah selesai 90 persen. Hal itu diungkapkan Ketua KPU Sleman Ahmad Shidqi kepada Merapi, Jumat (14/9). Menurutnya, pleno terkait DPT ganda tersebut akan dilanjutkan sore nanti. Setelah pleno pertama pada Kamis (13/9) yang berlangsung hingga pukul 22.00 WIB, ternyata masih belum bisa selesai.

“Ada sedikit masalah di Sistem Data Pemilih (Sidalih). Karena itu dipakai secara nasional, sehingga tidak stabil. Untuk itu diputuskan ditunda dan dilanjutkan hari ini,” katanya.

Berdasarkan hasil validasi sementara, dari 2.922 nama ganda tersebut semuanya akan dicoret. Namun untuk kepastiannya baru akan diketakui pada pleno lanjutan. Seperti diketahui, Bawaslu Sleman menemukan 9.640 nama bermasalah dalam DPT. Dari jumlah tersebut, yang memiliki kesamaan NIK dan tanggal lahir ada 6.251 nama, 2.922 nama sama antara NIK, tanggal lahir dan alamat. Selain itu 88 nama sudah meninggal masih masuk dalam DPT, satu berstatus TNI aktif dan 45 nama berbeda dengan 1 NIK.

“Untuk 1 NIK yang sama tapi dengan nama berbeda beralamat di Desa Sumbersari Kecamatan Moyudan. Kami menduga hal itu terjadi saat proses input data yang dilakukan petugas PPS. Ketika hendak menginput data dalam Exel lalu terseret ke bawah. Karena dalam Sidalih itu hanya satu nama saja,” urai Ketua Bawaslu Sleman Abdul Karim Mustofa. (Awh)

Read previous post:
PROF. DWIYATI: Kunir Putih Tanaman Obat yang Murah

KUNIR Putih atau dalam bahasa ilmiahnya Curcuma Mangga Val, belakangan banyak diminati orang lantaran punya daya sembuh terhadap berbagai penyakit.

Close