KASUS BUNUH DIRI DALAM 9 BULAN TERAKHIR- 20 Orang Tewas, 2 Korban Berhasil Diselamatkan

 

 

ilustrasi
ilustrasi

WONOSARI (MERAPI)-Kasus bunuh diri di Kabupaten Gunungkidul selama sembilan bulan terakhir tahun ini cukup tinggi. Kepolisian Gunungkidul mencatat 22 warga nekat mengakhiri hidup (suicide) dan dari jumlah tersebut ditemukan 20 orang tewas dan 2 korban berhasil diselamatkan. Dari seluruh kasus yang terjadi, 19 korban tewas dengan cara gantung diri, 1 korban tewas dengan minum racun serangga sedangkan 2 korban diselamatkan dengan cara melakukan percobaan gantung diri.

Perbandingan angka kejadian bulan ini cukup tinggi dengan rata-rata tiap bulan terjadi 2-3 kejadian, “Kita akan terus upayakan kasus gantung diri bisa ditekan,” kata Kapolres AKBP Ahmad Fuady SH SIk Rabu (12/9).

Dari jumlah tersebut digolongkan dalam tingkat umur korban terbanyak masih pada kriteria usia antara 70- 85 tahun dan termuda berusia 35 tahun. Sementara penyebab korban nekat mengakhiri hidup untuk usia 70-85 tahun akibat putus asa lantaran menderita sakit tidak kunjung sembuh, korban untuk usia produktif akibat depresi dan 4 korban akibat tekanan ekonomi.

“Berbagai upaya terus kita lakukan untuk menekan jumlah korban bunuh diri baik dengan mengoptimalkan Bintara Pembina Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) maupun tokoh masyarakat,” imbuhnya.

Diakui bahwa upaya menekan terjadinya bunuh diri bukan mutlak menjadi tanggung jawab kepolisian. Karena itu pihaknya menggalang kerja sama dengan seluruh pihak. Selain dengan pemerintah kabupaten, kepolisian juga mengajak tokoh agama (toga) dan tokoh masyarakat (tomas) untuk mencegah bunuh diri. Dilihat dari data kejadian setiap tahun jumlah kasus bunuh diri pada tahun ini cukup tinggi. Rentang waktu baru berjalan 3 bulan sudah terjadi 13 kasus dengan rata-rata tiap bulan 4 kasus atau tiap minggu 1 kasus. Padahal tahun 2017 lalu yang dinilai cukup tinggi, selama satu tahun hanya terjadi sebanyak 33 kasus.

Jumlah bunuh diri ini meningkat dibanding tahun sebelumnya pada bulan yang sama yang hanya tercatat kurang dari 20 kasus. ”Berpijak dari data itu upaya mencegah dan mengantisipasi tingginya kasus bunuh diri terus dilakukan, termasuk pentingnya meningkatkan iman dan taqwa terhadap para pememeluk agama,” terangnya. (Pur)

Read previous post:
‘Hukuman’ Mengaji

  ADA cara baru penanganan cah klitih yang diterapkan polisi, yakni mengaji. Dengan mengaji, cah klitih diharapkan insyaf dan tak

Close