GENJOT JUMLAH WISNUS – DIY Siap Pasarkan Danau Toba

 

MERAPI-FIRA NURFIANI Wiendu Nuryanti bersama pembicara lainnya dalam Seminar Pariwisata Destinasi Prioritas Danau Toba di Hotel Marriot Yogyakarta.
MERAPI-FIRA NURFIANI
Wiendu Nuryanti bersama pembicara lainnya dalam Seminar Pariwisata Destinasi Prioritas Danau Toba di Hotel Marriot Yogyakarta.

DEPOK (MERAPI) – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) gencar mempromosikan destinasi pariwisata prioritas nasional guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, salah satunya kawasan Danau Toba ke Yogyakarta melalui misi penjualan. Melalui sinergi kerjasama pelaku pariwisata, DIY siap mempromosikan dan memasarkan destinasi pariwisata prioritas nasional Danau Toba.

Kemenpar dalam hal ini menggelar misi penjualan destinasi pariwisata prioritas nasional Danau Toba di Hartono Mall, Depok, Sleman, 7-9 September 2018, yang digadang-gadang mampu berkontribusi mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan, baik wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara. Terutama merealisasikan jumlah kunjungan wisman di Sumatera Utara yang ditargetkan bisa mencapai 1 juta turis dan wisnus sebanyak-banyak pada 2019 mendatang.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I Kementeriaan Pariwisata (Kemenpar) Masruroh mengatakan pihaknya mendapatkan figur dari Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, jumlah wisnus dari Sumatera Utara ke DIY cukup besar namun sebaliknya jumlah wisnus asal DIY ke Sumatera Utara masih minim. Untuk itu, Kemempar harus menjaga keseimbangan jumlah kunjungan wisata agar wisnus diarahkan ke Sumatera Utara, bukan berarti DIY tidak indah.

“DIY ini sudah luar biasa dikunjungi wisnus maupun wisman dari berbagai negara, makanya kami ingin kejadian ini bisa ditularkan ke Sumatera Utara yang sebenarnya tidak kalah menarik dengan destinasi Danau Toba, Medan Sumatera Utara dan sebagainya ” ujar Masruroh

Kepala Bidang Pemasaran Dispar DIY Imam Pratanadi menambahkan Sumatera Utara merupakan pasar wisnus DIY, bahkan masuk dalam 10 besar dari total wisnus sejumlah 4,8 juta orang. DIY sekaligus tempat berkumpulkan pelajar dari seluruh nusantara dan wisman, sehingga tepat Kemenpar memilih DIY sebagai tempat untuk mempromosikan pariwisata Sumatera Utara, khususnya Danau Toba. ” Kita punya Borobudur, jadi diharapkan terjalinnya jaringan antara pelaku industri pariwisata khususnya travek agent di DIY dengan Sumatera Utara. Sehingga keduanya bisa saling mengunjungi agar target pusat sejumlah 250 juta pergerakan wisatawan akan tercapai,” imbuh Imam.

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Association of The Indonesian Tours and Travel Agancies (Asita) DIY Udhi Sudhiyanto mengaku secara informal, biro perjalanan wisata di DIY sudah mempunyai kerjasama dengan Asita Sumatera Utara. Dengan promosi pariwisata Sumatera Utara di DIY saai ini, paling tidak DIY menjadi hap daerah wisata di Pulau Jawa karena stakeholder pariwisatanya memberikan produk-produk pariwisata yang beragam.

“Biro perjalanan di DIY tidak hanya sekadar mempromosikan pariwisata DIY semata, tetapi juga destinasi wisata lainnya jadi kami siap memasarkan Danau Toba di DIY. Terlebih adanya konektivitas penerbangan dari Yogyakarta ke Medan sehingga sangat mendukung. Kami harapkan jika berkunjung ke Danau Toba, wisatawan bisa diajak merasakan pengalaman menarik daripada hanya sekedar melihat, ” ungkap Udhi.

Guru Besar Perencanaan Pariwisata Fakultas Teknik UGM Prof Wiendu Nuryanti PhD mengungkapkan perlu adanya srategi baru dalan pengembangan destinasi pariwisata prioritas nasional, khususnya Danau Toba dengan ‘rebranding’ guna mendatangkan sebanyak mungkin wisman dan mendorong peningkatan wisnus. Selain ‘rebranding’, sebelum melakukan promosi atau penjualan maka produk-produk pariwisatanya harus siap baik destinasi utama maupun pendukungnya serta menyesuaikan dengan pasar yang kini mayoritas didominasi generasi milenial. ” Jika ingin mengembangan potensi pariwisata prioritas Danau Toba, maka harus ada ‘rebranding’ yang harus dicari dan dipelajari lebih lanjut nantinya. Selanjutnya, benahi dulu produk-produknya sebab percuma promosi gencar dilakukan tetapi produknya belum siap jelas,” pungkas Wiendu. (Ira)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-SAMENTO SIHONO Pelaku perampasan di Cangkringan usai diperiksa di Mapolsek.
PELAKU TAK SEGAN ANCAM BUNUH KORBAN-4 Pelajar Berkomplot Jadi Perampok

CANGKRINGAN (MERAPI)- Setelah buron selama tujuh bulan, empat orang pelajar pelaku perampasan HP berhasil ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Cangkringan,

Close