KEMBALI KE PUNCAK KLASEMEN – PSS Tak Punya Waktu Latihan Skema

 

SLEMAN (MERAPI) – Usai mengalahkan PSBS Biak Numfor tiga gol tanpa balas di Stadion Maguwoharjo, Senin (10/9) lalu, PSS Sleman tak punya banyak waktu menggelar latihan persiapan menghadapi Martapura FC di Stadion Demang Lemang, Martapura, Kalimantan Selatan yang akan berlangsung Jumat (14/9) mendatang. Christian Gonzales dkk sudah harus berada di Kalsel Kamis (13/9) mendatang untuk uji coba lapangan. Dua hari waktu tersisa akan digunakan Seto untuk memulihkan kondisi para pemain sebelum terbang menuju Bandara Syamsudin Noor.

 

“Kami enggak bisa latihan, soalnya hanya dua hari waktunya sebelum ke sana (Kalsel). Hari ini (kemarin, Red) saja digunakan memulihkan kondisi anak-anak, besok (hari ini, Red) juga demikian. Hanya latihan kecil dan sedikit di lapangan, enggak ada waktu juga latihan skema atau taktik. Biasanya kalu waktunya padat seperti ini pendekatannya yang kami ubah,” kata Pelatih Kepala PSS, Seto Nurdiyantoro, Selasa (11/9) sore.

 

Martapura FC bukan lawan enteng bagi Laskar Sembada. PSS dua kali mampu memenangi laga melawan Martapura FC di kandang, 2-1 saat berlaga di ISC B dan 1-0 di putaran pertama Grup Timur Liga 2 2018. Namun dalam dua pertandingan itu Seto mengaku lawan membuat timnya kesulitan. PSS juga pernah menelan kekalahan tiga gol tanpa balas dari Martapura FC di Demang Lemang di putaran dua ISC B.

 

“Yang paling penting sekarang adalah kebugaran pemain untuk pertandingan di Martapura. Mereka lawan yang selalu menyulitkan permainan, terutama di babak kedua,” sambung Pelatih asal Kalasan itu.

 

Melawat ke Martapura besok, lini belakang Laskar Sembada makin komplet menyusul sembuhnya palang pintu Jodi Kustiawan dan Zamzani. Jodi, yang juga kapten PSS sudah menunjukkan performa apik saat diturunkan menghadapi PSBS Biak. Tim Pelatih menurunkan Jodi setelah mendapat lampu hijau dari tim medis bahwa eks Persela Lamongan ini siap diturunkan.

 

Sedangkan Zamzani memang masih belum diturunkan namun eks Timnas U-19 itu juga sudah mendapat lampu hijau dari tim medis. Hanya Slamet Budiono, Dave Mustaine, dan Adi Nugroho yang diragukan tampil.

 

“Hari Kamis kami curi latihan saat uji coba lapangan. Belum tahu programnya apa besok pas uji coba lapangan, mungkin <I>feeling ball<P> saja sekalian cek kondisi fisik. Siapa saja yang dibawa tergantung kondisi mereka sebelum berangkat, Jodi dan Zamzani sudah fit, itu yang penting saat ini karena mereka bisa membuat pertahanan kita kuat. Rian juga siap jika sewaktu-waktu diturunkan,” tegas Seto.

 

Terpisah, Kapten PSS, Jodi Kustiawan berharap kembali diturunkan lawan Martapura FC. Namun dirinya menyerahkan semua keputusan pada Tim Pelatih. Jodi percaya siapapun yang dibawa ke Martapura adalah pilihan terbaik Tim Pelatih. Apalagi saat ini PSS kembali ke puncak klasemen sementara Grup Timur menyusul kekalahan Madura FC dari Kalteng Putra. Tekanan tim akan makin tinggi dalam pertandingan. Inilah tugas terbesar Jodi, di mana sebagai kapten dirinya harus mampu menaikkan moral tim di tengah tekanan.

 

“Saya serahkan semua ke Tim Pelatih siapa yang dibawa, kalau diturunkan lagi saya siap tampil sebagai pemain sekaligus kapten demi meraih kemenangan,” kata Jodi.

 

Dalam laga melawan PSBS Biak, tiga gol PSS dicetak Ichsan Pratama menit pertama, Rifai Lastori menit 28, dan Irham Milla di akhir babak kedua. Bagi Seto para pemain menunjukkan peningkatan permainan namun hasil laga tak bisa dilepaskan dari faktor lain. Saat pertandingan, PSBS Biak hanya membawa 12 pemain saja yang memudahkan Rifai Lastori dkk mengeksploitasi fisik tim dari Papua itu. “Permainan seperti kemarin harus dipertahankan lawan Martapura, kalau bisa lebih,” tegas Seto. (Des)

Read previous post:
Media Tumbuh Anggrek dari Batang Sampai Sabut

BERBAGAI jenis anggrek yang berada di alam liar banyak yang tumbuh menempel di pepohonan maupun bebatuan. Saat dibudidayakan, beragam media

Close