2 PELAKU DIBEKUK-Bakul Pasar Diclurit, Tas Dirampas

MERAPI-AMIN KUNTARI Dua perampok yang menyasar pedagang pasar digelandang ke Mapolres Kulonprogo.
MERAPI-AMIN KUNTARI
Dua perampok yang menyasar pedagang pasar digelandang ke Mapolres Kulonprogo.

SENTOLO (MERAPI) – Dua orang penjahat sadis, AB (22) dan RN (24), keduanya warga Mantrijeron, Yogyakarta diamankan petugas Polsek Kulonprogo setelah merampok seorang pedagang pasar, Sudinem (48) warga Lendah, Kulonprogo. Dengan sadis, kedua pelaku membacok korban menggunakan clurit kemudian merampas tas berisi uang Rp 700 ribu.
“Kasus perampasan itu terjadi di wilayah Dusun Kenteng, Desa Demangrejo, Kecamatan Sentolo, Kulonprogo,” ujar Kapolres Kulonprogo AKBP Anggara Nasution kepada wartawan, Senin (10/9). Dia mengatakan, aksi penjambretan itu terjadi pada 12 Juli lalu. Awalnya korban Suginem berangkat dari rumah pukul 03.45 WIB untuk berjualan di Pasar Wates. Korban pun melintas di Desa Damangrejo, Sentolo. Saat itu dia sudah diincar dan dibuntuti pelaku. Sesampainya di lokasi yang sepi di Dusun Kenteng, kedua pelaku yang berboncengan motor matik itu memepet korban. Kemudian, salah satu pelaku berusaha merampas tas korban dengan cara ditarik. Korban melawan. Dia mempertahankan tas miliknya sekuat tenaga. Hal ini membuat kedua pelaku murka. Mereka kemudian menyabetkan clurit dan mengenai tangan korban hingga dia terjatuh.

Saat korban tersungkur itulah pelaku merampas tas berisi uang senilai Rp 700.000 kemudian kabur.
Dikatakan AKBP Anggara Nasution, usai kejadian itu, korban langsung melapor dan polisi melakukan penyelidikan. Butuh waktu hampir dua bulan untuk polisi bisa mengidentifikasi kedua pelaku. “Identitas AB dan RN diketahui setelah ada petunjuk berupa motor Yamaha Mio hitam dengan helm berwarna hitam yang merupakan ciri pelaku,” jelas Anggara. Polisi kemudian melacak keduanya. Baru pada akhir pekan lalu, keduanya berhasil dibekuk di wilayah Bantul.

“Dari tangan tersangka, diamankan sejumlah barang bukti di antaranya HP merk Xiaomi dan Nokia serta clurit yang digunakan untuk beraksi. Petugas juga menggeledah rumah kedua tersangka dan menemukan sebuah parang yang mungkin digunakan untuk kejahatan serupa di lokasi lain. Namun hingga kini, kami belum punya bukti,” kata AKBP Anggara.
AKBP Anggara menduga, AB dan RN sudah sering melakukan perampokan dengan modus serupa di tempat lain.
“Keduanya kami jerat dengan Pasal 365 Ayat 1 KUHP tentang Curat dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara,” tegasnya. (Unt)

 

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MENYAMBUT 1 SYURA – Tempat Ritual Dipenuhi Peziarah

PATI (MERAPI) - Banyak cara dilakukan warga dalam menyambut datangnya 1 Syura 1440 H. Sejumlah anggota pramuka mengadakan kemah di

Close