Kepergok Hendak Tawuran, Cah Klitih Dihukum Mengaji

YOGYA (MERAPI) – Diduga akan tawuran, 12 orang cah klitih anggota geng pelajar diamankan polisi Polresta Yogya, Sabtu (8/9) malam. Polisi menyita clurit dan mandau dari salah satu pelajar yang diamankan. Pelajar yang membawa clurit itu ditetapkan tersangka, sedang 11 orang lainnya dihukum dengan diwajibkan mengaji selama seminggu.
“Satu orang kami tetapkan sebagai tersangka, yakni Ls warga Umbulharjo Yogya. Saat kami geledah, ditemukan 2 senjata tajam yang dibawa tersangka,” kata Kasat Reskrim Polresta Yogya Kompol Sutikno kepada wartawan, Minggu (9/9).
Dikatakan Sutikno, Ls dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Sementara 11 pelajar lainnya, tidak terbukti melanggar hukum, sehingga tidak ditahan. Namun mereka tidak bisa bebas begitu saja. “Mereka wajib mengikuti apel wajib dan mengaji di Masjid Polresta Yogya selama seminggu ke depan,” ujarnya.
Dijelaskan, awalnya komplotan pelajar ini dicurigai warga di sekitar Alun-alun Selatan Yogya akan tawuran dengan kelompok lain. Gerak-geriknya memancing perhatian warga. Selian berkonvoi, mereka juga sangat provokatif sehingga meresahkan. Untuk antisipasi hal tidak diinginkan, seorang warga menelpon Polresta Yogya. Polisi pun langsung merespons laporan itu.

“Anggota kemudian menyisir antara Alun-alun hingga Jalan Parangtritis. Di sekitar Jalan Parangtritis, kami mengamankan 12 orang yang dicurigai warga itu. Saat digeledah, ditemukan sajam, batu dan gir modifikasi,” jelas Sutikno. Kepada polisi, para anggota geng pelajar itu memang mengaku hendak menyerang kelompok lain yang jadi musuh mereka. Sebelum tawuran, mereka pun berkonvoi dulu.
Selain, Ls (19), pelaku lain yang diamankan yani Ad (15) dan Ep warga Kraton, Aj (16) dan Hc (17) warga Prawirodirjan, Ra (15) dan Mt (16) warga Danunegaran, Mr (15), Rd (15) dan Ms (16) warga Kraton, Rp (13) warga Prawirotaman dan Ij (13) warga Ngampilan. Polisi juga menyita 5 motor, yakni vario AB 2151 PI, Vario AB 6216 KH, Honda CRF nopol AB 2222SA, KLX AB 5740 EM dan Yamaha mio AB 3532 KA.
“Kami juga berharap warga lain segera tanggap dan melapor jika mendapati hal mencurigakan di sekitarnya,” tandasnya  (Riz)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Yogyakomtek Hadirkan Techno Parenting

ASOSIASI Pengusaha Komputer Daerah Istimewa Yogyakarta (Apkom DIY) kembali menggelar acara tahunan bergengsi, yakni gelar teknologi pameran komputer bertajuk Yogyakomtek.

Close