GELAR RAKERNAS DAN PELTIDAS II LP KPK- Siap Bantu Aparat Cegah Korupsi

 

Para pengurus LP KPK se Indonesia berkumpul bersama di Yogyakarta untuk menggelar Rakernas dan Peltidas. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Para pengurus LP KPK se Indonesia berkumpul bersama di Yogyakarta untuk menggelar Rakernas dan Peltidas. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

MERGANGSAN (MERAPI) – Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP KPK) konsisten membantu aparat penegak hukum untuk melakukan pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi. Sehingga diharapkan kebijakan pemerintah tepat sasaran dan dapat dinikmati rakyat.

“Kelahiran kami ingin membantu pemerintah dan aparat penegak untuk melakukan upaya pencegahan tindak pidana korupsi. Karena korupsi merupakan salah satu kejahatan luar biasa yang memiliki dampak sangat luas,” ujar Amirul S Piola SH, Ketua Umum LP KPK kepada wartawan di sela-sela pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II dan Pelatihan Tingkat Dasar (Peltidas) II LP KPK di Hotel Matahari Mergangsan Yogya, Kamis (6/9).

Kegiatan ini diikuti sekitar 300 orang pengurus LP KPK dari seluruh Indonesia. Rakernas ini dilakukan untuk menyusun program dan rencana kerja ke depan. Sementara peltidas digelar untuk menyiapkan SDM anggota LP KPK yang tangguh dan memiliki wawasan luas untuk menunjang kinerjanya. Dengan begitu dalam menjalankan tugas dapat terlaksana secara tertib dan tak melanggar hukum.

Ditambahkan, LP KPK sebagai lembaga independen yang bermitra dengan penegakan hukum dalam melakukan pencegahan, pengawasan dan kontrol. “Tugas kami juga mencari data, kalau sudah dapat akan kami sampaikan ke penegak hukum,” lanjut Amirul menjelaskan.

Selain itu LP KPK akan berperan aktif mengawal seluruh kebijakan pemerintah yang tak sesuai dengan ketentuan dan tak sampai ke tangan rakyat. Pada dasarnya tugas LP KPK terdiri dari 3 fungsi yakni melakukan kontroling, mengorfirmasi dugaan tindak pidana korupsi dan melaporkan ke aparat bila terjadi tindak pidana.

Dengan adanya LP KPK diharapkan kinerja pemerintah dapat terhindar dari upaya tindak pidana korupsi. Karena selama ini kasus korupsi di Indonesia sudah mengakar dan sulit untuk diberantas. Sehingga LP KPK ikut berperan di dalamnya dalam pencegahan.

“Korupsi menjadi perhatian kami karena kasus tersebut dapat merusak sistem tatanan masyarakat, terjadinya kekerasan, konflik horizontal dan menimbulkan apatis dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Untuk itu LP KPK menjadi pengawal pembangunan untuk masyarakat luas,” tegas Amirul. (C-5)

 

Read previous post:
Bakar Sampah Lalu Ditinggal, Kios Sembako Kobong

NANGGULAN (MERAPI) - Sebuah kios sembako di Dusun Cepitan, Desa Wijimulyo, Kecamatan Nanggulan Kulonprogo hangus setelah dilalap api, Kamis (6/9).

Close