PENYEBAB KECELAKAAN PESAWAT BELUM DIKETAHUI-Erix Soekamti: Aku Baik-baik Saja

WONOSARI (MERAPI)– Vokalis Grup Band Endank Soekamti (Bukan Endang seperti pemberitaan sebelumnya), Erik Kristianto atau Erix Soekamti mengindikasikan kondisinya baik-baik saja usai kecelakaan pesawat jatuh di Dusun Gading, Playen, Gunungkidul. Sepanjang Rabu (5/9) kemarin, banyak fans maupun teman yang menanyakan kabar Erix di akun media sosialnya.
Erix pun menjawab dengan mengaplod video dia tengah ngeband di studio. Lirik lagu di video itu kemudian ditulis sebagai kepsen. Terlihat jelas lirik lagu berjudul ‘We Are Fine’ itu merupakan pesan dari Erix untuk teman dan penggemarnya.
Liriknya di antaranya berbunyi: Maafkanlah aku. Membuatmu resah tak menentu. Menantiku. Terima kasihku. Tuk perhatianmu. Semua itu bukanlah maksudku. Dalam reff lagu itu baru tersirat pesan yang ingin disampaikan: Aku baik-baik saja. Tak kurang apapun juga. Semnua baik-baik saja. Tak perlu murung mendunia.
Kontan saja postingan itu direspons banyak orang. Termasuk artis Tora Sudiro yang menulis: Alhamdulillah. Kemudian, penyanyi Anji juga bersimpati dengan menulis: sehat dan menginspirasi terus, mas. Doa baik dan nakal ada buatmu.

Sementara itu, pesawat jenis Ultra Light dengan nama lambung Sky Ranger Pk S-S160 milik Erix yang jatuh di Dusun Gading, Playen, Gunungkidul sudah berhasil dievakuasi dan dibawa kembali Lanud Adisucipto, Yogyakarta. Meskipun demikian, penyebab mesin tiba-tiba mati hingga mengalami kecelakaan masih dalam penyelidikan.
Koordinator Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto mengatakan, evakuasi pesawat sudah selesai dilakukan dengan melibatkan Tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul dan Yogyakarta juga dari TNI AU. “Tugas-tugas yang menyangkut proses evakuasi sudah selesai dilakukan dan menyangkut penyelidikan terhadap penyebab kecelakaan bukan menjadi kewenangan kami,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, pesawat latih ringan Ultralight Sky Ranger PK-S160 jatuh hingga nyangkut pohon mahoni dan kelapa di Dusun Gading 1 Desa Gading, Kecamatan Playen, Gunungkidul, tepatnya 100 meter dari Lapangan Udara Gading, Selasa (4/9). Tidak Ada korban jiwa dalam kejadian ini, baik Pilot Faslan Havisha (27) maupun Co Pilot Erik Kristianto (36) selamat. Sebelum peristiwa terjadi, pesawat latih tersebut terbang dari Lanud Adisucipto menuju lapangan udara Gading. Hanya beberapa saat setelah itu pesawat tiba-tiba mengalami mati mesin dan menabrak pohon. (Pur)

Read previous post:
Prof Gunawan Dorong Gerakan Mempancasilakan Pendidikan

PAKUALAMAN (MERAPI) - Indonesia sedang dihadapkan pada darurat pendidikan. Pendidikan yang sedang dikembangkan terhadap anak bangsa saat ini, dinilai jauh

Close