SALAH GAUL BERUJUNG PENJARA-Diupah Rp 500 Ribu, Kurir Sabu Dihukum 8 Tahun

MERAPI-YUSRON MUSTAQIM Terdakwa tertunduk lesu saat mendengarkan pembacaan putusan di PN Bantul.
MERAPI-YUSRON MUSTAQIM
Terdakwa tertunduk lesu saat mendengarkan pembacaan putusan di PN Bantul.

BANTUL (MERAPI) – Terdakwa seorang pemilik bengkel motor, Eko Adi Saputro (36) warga Karangsari Kebumen Jawa Tengah divonis 8 tahun penjara dengan denda Rp 1 miliar subsider 1 bulan kurungan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Jumat (31/8). Dia didakwa menjadi kurir sabu dan disergap usai mengantarkan pesanan di wilayah Trirenggo, Bantul.
Vonis yang dijatuhkan majelis hakim diketuai Subagyo SH MHum lebih ringan dari tuntutan jaksa Slamet Supriyadi SH yang menuntut 12 tahun dengan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan. Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 132 ayat (1) jo pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Dalam amar putusan majelis hakim terungkap, awalnya terdakwa kenalan dengan Aan (terpisah) sejak 2 tahun yang lalu. Saat itu terdakwa sebagai pemilik bengkel sepeda motor di daerah Wonoyoso Kebumen dan Aan sebagai pelanggan sekaligus penjual narkotika di wilayah Kebumen.

Dalam perjalanannya, terdakwa diajak kerjasama oleh Aan untuk berbisnis sabu. Dia bertugas mengambil dan meletakkan narkotika yang telah dibeli Aan dari Sartono yang diketahui seorang penghuni Lapas Narkotika Yogyakarta. Pengambilan narkotika dilakukan di daerah Kartasura Jawa Tengah. Saat itu terdakwa sepakat dengan tugas sebagai perantara atau kurir dalam jual beli narkotika tersebut.
Selanjutnya pada pertengahan Maret 2018, terdakwa mendapatkan perintah mengambil narkotika jenis sabu-sabu dari Risyanto dan memecahnya menjadi beberapa bagian dan meletakkannya di wilayah Kebumen. Dari jasanya itu, dan terdakwa mendapat upah Rp 500 ribu.

Tetapi usai mengambil sabu-sabu dan pulang melewati perempatan Dusun Kweden Trirenggo Bantul, dia didatangi dan diamankan petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY. Ketika dilakukan penggeledehan, ditemukan barang-barang berupa 1 bekas bungkus rokok Marlboro warna merah kombinasi putih yang di dalamnya berisi 2 bungkus plastik klip sabu-sabu seberat masing-masing 10,10 gram.
Selanjutnya terdakwa beserta barang bukti sabu-sabu tersebut dibawa ke Kantor BNNP DIY untuk proses hukum hingga diajukan ke persidangan.  (C-5)

Read previous post:
MERAPI-HUMAS POLSEK TEMPEL Petugas Polsek Tempel dan Siswa SMAN 1 Tempel saat membersihkan corat-coret berbau provokatif.
Cegah Bentrok Antar Geng, Pelajar Bersihkan Vandalisme

TEMPEL (MERAPI)- Maraknya aksi vandalisme atau corat-coret yang dilakukan para pelajar di Kecamatan Tempel, Sleman, sangat memprihatinkan. Bahkan aksi pelajar

Close