Cegah Bentrok Antar Geng, Pelajar Bersihkan Vandalisme

MERAPI-HUMAS POLSEK TEMPEL Petugas Polsek Tempel dan Siswa SMAN 1 Tempel saat membersihkan corat-coret berbau provokatif.
MERAPI-HUMAS POLSEK TEMPEL
Petugas Polsek Tempel dan Siswa SMAN 1 Tempel saat membersihkan corat-coret berbau provokatif.

TEMPEL (MERAPI)- Maraknya aksi vandalisme atau corat-coret yang dilakukan para pelajar di Kecamatan Tempel, Sleman, sangat memprihatinkan. Bahkan aksi pelajar yang coret-coret tembok, sering kali menjadi pemicu bentrok antar-pelajar. Sebab mereka sering menuliskan pesan provokasi yang memicu tawuran antargeng sekolah.
Guna menekan bentrok antar-pelajar tersebut, jajaran Polsek Tempel beserta SMAN 1 Tempel melaksanakan penghapusan vandalisme geng ‘Sunset’ di Flay Over Jombor, Sleman, Jumat (31/8). Hal tersebut juga sebagai salah satu upaya membubarkan geng pelajar.
Kapolsek Tempel Kompol Solikhul Ansor didampingi Kanit Binmas Polsek Tempel AKP Murni mengatakan, gerakan antivandalisme sebagai wujud keprihatinan para siswa atas maraknya aksi corat-coret yang dilakukan oknum-oknum yang tak bertanggungjawab. Coretan tidak hanya tulisan tanpa makna tapi juga gambar-gambar yang tidak beraturan dan provokatif. Sebab mencantumkan nama geng pelajar dan tak jarang pesan menantang geng pelajar lain.

Sehingga selain mengganggu keindahan, aksi itu juga sering memicu bentrokan antarpelajar.
Kapolsek mengaku, disinyalir ada banyak geng-geng sekolah di Tempel yang meresahkan. “Kami hapus coretan dengan mengecat ulang tembok di sepanjang Flay Over Jombor,” ujar Kompol Solikhul Ansor.
Melalui gerakan pembersihan vandalisme ini, Kapolsek berharap ada kesadaran dan tanggung jawab semua pihak dalam menjaga kebersihan, terutama pada fasilitas umum. Juga tidak ada lagi bentrokan antarpelajar yang berawal dari aksi vandalisme.
“Kegiatan ini untuk menciptakan generasi muda yang berprestasi hebat dan untuk meminimalisir kenakalan remaja akibat adanya geng sekolah,” katanya.

Menurut Kapolsek, setelah dilakukan penghapusan, pihaknya berharap tidak ada lagi aksi corat-coret. Oleh karena itu kepada warga masyarakat diharapkan bantuannya untuk mengawasi. Pihaknya juga akan menindak tegas pelaku vandalisme.
“Jika ada yang akan melakukan aksi corat-coret hendaknya dicegah agar kebersihan dan keindahan tetap terjaga,” pungkasnya. (Shn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
KARTUN – 1 September 2018

Close