PEMAIN BARU PSS – Rian Paling Cepat Adaptasi

 

SLEMAN (MERAPI) – Adaptasi pemain anyar PSS Sleman dengan penggawa yang sejak awal musim bergabung lumayan sukses. Program latihan yang disusun sejak pekan lalu mulai menampakkan hasil. Para pemain anyar seperti Try Hamdani, Taufiq Febrianto, dan Rian Miziar sudah mulai nyaman di tengah-tengah pemain lawas seperti Christian Gonzales, Ichsan Pratama, dan Arie Sandy. Tim Pelatih PSS mencatat Rian menjadi pemain yang paling cepat beradaptasi.

 

Danilo Fernando, Asisten Pelatih PSS, mencatat bahwa grafik Rian cukup meningkat pesat sejak didatangkan dari Martapura FC. Dia awal kedatangannya, Rian masih terlihat kikuk. Itu hal wajar bagi pemain yang baru di lingkungan baru. Laga melawan PSIS jadi titik balik ketika Rian mampu berkomunikasi bahkan bekerjasama dengan Arie Sandy saat mengawal lini belakang Laskar Sembada.

 

“Rian sudah cukup bagus adaptasinya. Komunikasi dengan pemain lain juga baik. Dengan Arie, terutama, juga cukup bagus, meningkat. Waktu lawan PSIS, proses adaptasinya kelihatan di lapangan. Saya harap pemain lain seperti Taufiq ikut cara dia (Rian) dalam adaptasi pemain,” kata Danilo, Kamis (30/8) petang.

 

Rian sendiri mengaku cepatnya dia adaptasi karena mendapat dukungan dari banyak pihak. Bek kekar yang pernah merumput bersama Barito Putera ini membeberkan suporter dan para pemain memberikan support padanya sejak kali pertama latihan di Stadion Maguwoharjo. “Saya didukung suporter dan atmosfernya di Sleman sangat luar biasa. Ini membuat saya betah dan semangat latihan. Jika saya dibutuhkan, tidak masalah harus mengeluarkan tenaga 100 persen,” katanya.

 

Rian diplot menggantikan posisi Jodi Kustiawan saat menghadapi Persegres Gresik United dalam lanjutan Grup Timur Liga 2, Selasa (4/9) mendatang. Jodi sendiri sampai kemarin masih menjalani latihan terpisah di bawah pengawasan Fisioterapis Sigit Pramudya. Sedangkan Zamzani juga sudah mulai berlatih namun beda porsi dari pemain lainnya. Andai Zamzani masih belum fit, Rian tampaknya bakal kembali diduetkan dengan Arie Sandy di lini belakang.

 

“Perkembangan terakhir akan disampaikan ke Mas Seto sebagai pelatih kepala. Rules-nya siapa yang fit dan berkembang dalam latihan dia yang akan diturunkan,” sambung Danilo.

 

PSS tidak boleh tergelincir melawan Persegres, apalagi mereka akan bertindak sebagai tuan rumah. Sementara itu Madura FC yang memuncaki klasemen sementara Grup Timur dengan selisih dua poin dari PSS akan bertandang ke penghuni dasar klasemen sementara Persiwa Wamena. Seto Nurdiyantoro, menargetkan bisa meraih poin penuh di kandang sendiri karena peringkat tiga Kalteng Putra dan PS Mojokerto bakal saling berhadapan. Kalteng Putra bisa kapan saja menggeser PSS dari posisi dua klasemen karena hanya berselisih dua poin andai Arie Sandy dkk meraih hasil buruk.

 

“Target menang. Kita maksimalkan pemain yang ada. Dave dan Adi sudah ada penggantinya untuk posisi yang sama, Slamet juga sudah ada yang menggantikan. Jadi tidak ada masalah untuk komposisi atau taktik meski memang sedikit pengaruh. Untuk pertandingan kandang kami tidak boleh hilang poin,” tegas Seto yang masih mengikuti kursus A AFC di Bandung itu. (Des)

Read previous post:
PSIM SIAPKAN DUA STADION ALTERNATIF – Arga dan Hendrico Butuh Pemulihan

  YOGYA (MERAPI) - Persiapan PSIM Yogya jelang menghadapi lanjutan putaran kedua kompetisi Liga 2 Grup Timur musim 2018 melawan

Close