16 TERSANGKA NARKOBA DIBEKUK-Bisnis Sabu untuk Beli Susu Anak

MERAPI-SAMENTO SIHONO AKP Tony Priyanto saat menunjukkan tersangka dan barang bukti sabu.
MERAPI-SAMENTO SIHONO
AKP Tony Priyanto saat menunjukkan tersangka dan barang bukti sabu.

SLEMAN (MERAPI)- Jajaran Satresnarkoba Polres Sleman mengamankan 16 orang tersangka penyalahgunaan narkoba di wilayah Sleman dan Jawa Tengah dalam Operasi Narkoba Progo 2018 selama 14 hari dari tanggal 13 hingga 26 Agustus 2018.
“Ada delapan kasus yang terungkap dengan total 16 orang tersangka yang diamankan,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Sleman AKP Tony Priyanto kepada wartawan, Rabu (29/8).
Dari tangan para pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 125 gram sabu, 128,5 gram ganja, dan 1 butir pil ekstasi. “Sebagaian besar kasus ini terungkap luar DIY, seperti Klaten, Surakarta, Solo dan Magelang. Kita lakukan penangkapan berdasarkan hasil penyelidikan,” katanya.
Dijelaslan Tony, salah seorang pelaku yang berhasil diamankan yakni PU seorang residivis warga Pandean Grogol, Sukoharjo Jawa Tengah. Ia ditangkap di rumahnya saat ketahuan hendak menjual 18 paket sabu seberat 15,03 gram sabu ke Yogya.

Untuk mengelabuhi petugas, PU sengaja membungkus 18 paket sabu tersebut menyerupai permen. Setelah dikembangkan, petugas kembali menemukan sabu seberat 86,54 gram yang disembunyikan dalam rumah tersangka.
“Sabu itu dibungkus dengan pembalut kemudian ditimbun di tanah dalam rumah. Sementara paket sabu yang sudah siap edar dibungkus seperti permen untuk mengelabui petugas,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku mendapat barang haram itu dari Jakarta. Setelah mendapatkan barang itu, tersangka kemudian memecah menjadi paket kecil untuk diedarkan di Yogya dan Jateng.

“Barang tersebut berasal dari Jakarta, kemudian dibungkus paket kecil dan diedarkan di Yogya dan Jateng. Tapi peredaran di Yogya ini terputus, karena pengguna dan pemakai tidak saling kenal,” katanya.
Sementara itu PU mengaku nekat menjual sabu karena tergiur dengan keuntungan yang didapat, ia menjual sabu sejak setahun lalu. Hasil penjualanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari termasuk membeli susu untuk anaknya yang masih balita.
“Uangnya untuk kebutuhan sehari-hari dan membeli susu buat anak,” ujar PU. (Shn)

 

Read previous post:
Anak-anak TKA Nyai Ahmad Dahlan Latihan Bikin Batik Jumputan

KOTAGEDE (MERAPI) - Bertepatan dengan puncak tema pembelajaran tentang warna kesukaan, Kelompok Bermain Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Nyai Ahmad Dahlan (TKA

Close