Pelatih PSS Tunggu Kondisi Slamet Budiono

 

SLEMAN (MERAPI) – Winger sekaligus pemain tersubur PSS Sleman musim ini, Slamet Budiono, terpaksa ditarik keluar di awal pertandingan uji coba PSS Sleman melawan PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Minggu (26/8). Pengoleksi lima gol bagi PSS di Liga 2 itu mendapat cedera menit 11 dan digantikan Rangga. Kondisi Slamet hingga kemarin belum pasti. Ia masih terus menjalani pemeriksaan medis dari Tim Dokter PSS. Tim Pelatih dan Manajemen pun belum mendapat informasi terkini dari hasil pemeriksaan.

 

“Belum dapat hasilnya atau bagaimana cedera Slamet Budiono. Kami masih menunggu dan terus kami pantau, apakah dia memang bisa turun saat lawan Persegres atau harus istirahat dulu,” terang Danilo Fernando, Asisten Pelatih PSS, Senin (27/8) petang.

 

Absennya Slamet menambah panjang pemain cedera Laskar Sembada di jeda Liga 2 Grup Timur. Sebelumnya, sudah ada Adi Nugroho dan Dave Mustaine yang diprediksi absen hingga akhir musim. Lalu sebelum laga melawan PSIS, Zamzani juga mendapat cedera. Namun bek tengah kompatriot Jodhi Kustiawan di benteng pertahanan PSS itu sudah bisa kembali berlatih meski di bawah pengawasan Fisoterapis Sigit Pramudya. Situasi ini membuat Tim Pelatih meniadakan rencana uji coba selama satu pekan ke depan.

 

“Sudah tidak ada uji coba lagi, kami fokus pada proses penyembuhan dan kebugaran para pemain. Sudah banyak yang cedera dan kami tidak ingin ada pemain yang kena lagi. Kami harap para pemain juga menjaga kebugaran tubuh masing-masing di luar lapangan. Juga makan dan gizi, kami tidak ingin lagi lah mendekati pertandingan ada hal non teknis yang menganggu persiapan,” tegas Danilo.

 

Danilo pun sudah menyampaikan kondisi terkini tim pada Pelatih Kepala Seto Nurdiyantoro yang masih mengikuti kursus kepelatihan A AFC di Bandung. Soal cederanya Slamet, Tim Pelatih tak perlu khawatir berlebihan karena sudah ada nama Rangga Muslim yang siap menggantikan posisi Slamet.

 

Nama lain yang bisa jadi pilihan mengisi winger kiri Lasakr Sembada adalah Tambun Naibaho karena punya kecepatan menyisir lapangan. Untuk Zamzani, Tim Pelatih sudah mempersiapkan penganti dan sejumlah opsi taktik dan komposisi.

 

“Zamzani sudah bisa latihan lagi, tapi kalau belum bugar kita siapkan pemain lainnya. Ada Rian Miziar yang sudah bagus kemarin komunikasi dan kerjasamanya dengan pemain lain pas lawan PSIS. Tinggal dipoles lagi sedikit juga bisa. Alternatif lain bisa Arie Sandy yang kemarin juga dicoba di belakang, ada Amarzukih juga. Kami maksimalkan pemain yang ada saja,” sambung Seto.

 

Sepekan ke depan PSS tidak akan melakukan latihan fisik lagi. Fokus Tim Pelatih merancang taktik dan komposisi pemain setelah cederanya Slamet. Komarudin, Pelatih Fisik PSS menegaskan latihan fisik disudahi sebelum laga melawan PSIS dengan kondisi yang cukup memuaskan. Namun ia mengingatkan para pemain agar mematuhi semua program yang telah ditentukan Tim Pelatih, termasuk gizi yang sudah ditentukan sama Tim Pelatih.

 

“Pengelolaan gizi dan fisik itu sangat penting bagi pemain dan tim. Apalagi tidak ada yang memantau selama di luar lapangan. Jadi harus pintar-pintar jaga diri,” sambung Komarudin. (Des)

Read previous post:
Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pramuka

  WATES (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten Kulonprogo akan melakukan penguatan pendidikan karakter melalui ekstra kurikuler Pramuka untuk meningkatkan mutu pendidikan

Close