Hiu 1 Ton Terdampar di Parangkusumo

Sejumlah petugas mengevakuasi bangkai hiu di Pantai Parangkusumo. (MERAPI-RIZA MARZUKI)
Sejumlah petugas berusaha mengevakuasi bangkai hiu di Pantai Parangkusumo. (MERAPI-RIZA MARZUKI)

KRETEK (MERAPI) – Seekor hiu yang diperkirakan jenis Hui Tutul terdampar di Pantai Parangkusumo, Senin (27/8) pagi. Meski ditemukan dalam kondisi hidup, akibat tidak dapat kembali ke laut hewan sepanjang 4 meter ini akhirnya mati. Evakuasi hiu cukup sulit dilakukan karena bobotnya yang mencapai 1 ton.

Komandan Sarlinmas Bantul, Muhamad Arif Nugroho mengatakan, hiu ini pertama kali ditemukan warga yang sedang menebar jaring. Warga menemukan hiu pukul 04.30 pagi dalam kondisi hidup. Arif menjelaskan setelah laporan diterima, pihaknya kemudian menerjunkan personel SAR Parangtritis.

Upaya mendorong hiu kembali ke lautan sudah dilakukan namun berat ikan berdiameter sekitar 1 meter itu menyulitkan upaya petugas.

“Pas matahari terbit, sirip hiu sudah tidak bergerak (mati),” sebutnya.

Pihaknya belum dapat memastikan penyebab terdamparnya hiu berwarna hitam dengan tutul putih tersebut. Arif masih menunggu petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Pemeriksaan kewenangan BKSDA,” ungkapnya.

Wakil Direktur Polair Polda DIY, AKBP Andreas Heri mengatakan ombak yang besar menyebabkan bangkai ikan tertutup pasir. Sehingga pihaknya sempat berupaya menarik hiu dengan dua mobil jip, namun tidak berhasil bahkan tali penarik beberapa kali putus. Ekor ikan kemudian diikat menggunakan tali tambang dan dikaitkan dengan pondasi bangunan agar tidak hanyut terbawa ombak pasang.

“Kita tarik pakai mobil tidak berhasil, beratnya 1 ton atau bisa lebih,” ujarnya.

Seorang warga di lokasi kejadian, Budi menyebut hiu terdampat tepat di Kali Mati tidak jauh dari Garduaction. Menurutnya beberapa tahun lalu juga pernah terjadi hal serupa dengan jenis hiu serupa. Bahkan sebelumnya ukuran hiu lebih besar. “Sudah sekitar 7 tahun lalu,” katanya. (C-1)

Read previous post:
Catat! Mulai Bulan Ini Cetak KK Baru Wajib Bawa Buku Nikah

UMBULHARJO (MERAPI) - Mulai bulan ini format keterangan pada kartu kelurga (KK) berubah. Ada beberapa tambahan kolom keterangan terkait status

Close