Selfie di Tepi Pantai Wediombo, Wisatawan Terseret Ombak

MERAPI-BAMBANG PURWANTO Tim SAR saat mengevakuasi korban terseret ombak.
MERAPI-BAMBANG PURWANTO
Tim SAR saat mengevakuasi korban terseret ombak.

WONOSARI (MERAPI)-  Seorang wisatawan Pantai Wediombo, Girisubo, Gunungkidul, Tubagus Agung Pamungkas (30) warga Kampung Rancadulang, Karawaci, Tangerang, Banten tergulung ombak ganas saat asik berswafoto (selfie) di pantai itu, Minggu (26/8). Beruntung korban berhasil diselamatkan oleh tim SAR yang sigap bertindak setelah tahu ada wisatawa diseret ombak.
“Wisatawan tersebut dalam kondisi pingsan dan syok berat,” kata Koordinator SAR Linmas Korwil I Gunungkidul Sunu Handoko Bayu Segoro kepada wartawan, kemarin. Menurut Sunu, peristiwa yang membuat ratusan wisatawan panik tersebut berawal ketika korban nekat mandi di laut dan berswafoto di kawasan Laguna Pantai Wediombo. Melihat korban tengah asik selfie, petugas mengingatkan agar tidak berenang maupun mandi di laut, juga bermain air di sekitar pantai karena gelombang laut yang ganas. Namun peringatan itu tak digubris korban.
Hingga akhirnya saat tengah asik berselfie, korban tak menyangka ombak besar datang. Tubuhnya pun langsung terseret dan terhempas menuju lautan. Wisatawan lain yang melihat kejadian ini berteriak minta tolong.
Tim SAR yang tengah bersiaga kemudian segera melakukan pertolongan. Setelah Tim SAR berjuang cukup keras, korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi pingsan.

Menurut Sunu Handoko Bayu, kondisi ombak pantai selatan dalam dua hari kemarin, yakni Sabtu (25/8) dan Minggu (26/8) memang cukup besar dengan ketinggian di atas normal sehingga berbahaya bagi warga yang beraktivitas di laut. Sejak terjadi gelombang besar beberapa waktu lalu, ujar Sunu, pihaknya bersama 50 anggota Tim SAR terus disiagakan di sejumlah pantai termasuk Wediombo. “Ketidakpatuhan wisatawan menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan laut,” imbuhnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Edy Basuki menambahkan, pemasangan papan larangan untuk mandi maupun berenang di laut sebenarnya sudah dilakukukan di seluruh pantai yang dikunjungi wisatawan. Bahkan juga melalui imbauan di masing-masing pos tim SAR dengan menggunakan pengeras suara. Tetapi berbagai antisipasi yang dilakukan belum sepenuhnya membuahkan hasil karena masih banyak dilanggar wisatawan. “Hal ini semestinya menjadi pelajaran bagi wisatawan untuk mematuhi larangan yang ada,” terangnya. (Pur)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
ilustrasi
Lakalantas di Gunungkidul 1 Tewas, 2 Luka

  WONOSARI (MERAPI)- Dua kecelakaan lalu lintas di jalan Semin-Karangmojo, Gunungkidul menyebabkan 1 orang tewas dan dua orang kritis, Minggu

Close