UJI COBA PSS SLEMAN vs PSIS SEMARANG – Ujian Amunisi Baru

Spread the love

 

SLEMAN (MERAPI) – Pertandingan uji coba melawan PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Minggu (26/8) sore tidak sekadar pemanasan bagi kedua tim. Kubu tuan rumah berniat mengembalikan mental bertanding para pemain yang sempat menurun sebelum jeda Liga 2. Selain itu, Tim Pelatih juga ingin melihat kemampuan dua penggawa anyar, Rian Miziar dan Taufiq Febrianto dalam pertandingan setelah di latihan mengalami peningkatan.

 

“Dua pemain sudah nyaman saat latihan. Tapi perlu juga dilihat bagaimana mereka dalam pertandingan langsung, melawan tim dari Liga 1 juga. Saya belum tahu apakah langsung turun (Rian dan Taufiq) atau menunggu dulu di bangku cadangan, yang pasti ini kesempatan mereka membuktikan diri bahwa pantas berkostum PSS,” tegas Pelatih Kepala PSS, Seto Nurdiyantoro.

 

 

Taufiq dan Rian kemungkinan besar akan diturunkan dalam formasi 4-3-3 dan 4-2-3-1. Tidak ada waktu bagi Laskar Sembada mencoba formasi dan taktik anyar lantaran selama dua pekan harus berlatih tanpa Seto yang sedang menjalani kursus pelatih A AFC di Bandung. Taufiq akan berduet dengan Ichsan Pratama atau Ilham Irhaz. Sedangkan Rian bakal jadi tandem Jodhi Kustiawan atau Zamzani di lini belakang. Namun, tidak menutup kemungkinan juga Asisten Pelatih Danilo Fernando mencoba Amarzukih di belakang bersama Rian. Sayang dalam uji coba besok PSS tak bisa menurunkan Dave Mustaine yang terkena cedera ligamen.

 

“Semua kemungkinan masih terbuka karena juga namanya uji coba. Tidak masalah menguji apa yang kami latih kemarin. Juga melihat bagaimana para pemain yang baru datang di pertandingan. Untuk komposisi lini tengah mungkin ada yang baru setelah cederanya Dave Mustaine. Ichsan atau pemain lain mungkin bisa dimaksimalkan untuk menggantikan peran Dave. Taufiq juga. Ada banyak kemungkinan yang bisa dicoba dalam pertandingan besok,” kata Danilo.

 

Tim Pelatih juga berpeluang besar menurunkan Try Hamdani sebagai penjaga gawang. Sejak didatangkan dua pekan lalu, penjaga gawang yang musim lalu sudah menjadi bagian dari PSS ini belum sama sekali diturunkan. Komarudin, Pelatih Fisik PSS, membeberkan kondisi fisik Try Hamdani sudah jauh lebih baik saat ini dan siap turun menghadapi PSIS Semarang. Begitu juga Christian Gonzales yang belum pernah tampil full time setelah kembali ke tim. Ada dua pilihan bagi Tim Pelatih andai menurunkan Gonzales sejak awal. Ia menjadi striker tunggal atau diduetkan dengan Tambun Naibaho.

 

“Dalam kondisi tertentu misal tertinggal pasti perlu opsi lain. Salah satunya menjajal dua striker murni dengan dukungan empat gelandang. Kita bisa pakai diamond juga andai dengan formasi itu. Tapi di formasi awal yang sudah sering dipakai masih ada lubang yang perlu diperbaiki, terus dievaluasi. Taktik tentu bakal dicoba lah mana yang paling cocok,” sambung Seto.

 

Sedangkan bagi PSIS Semarang, PSS dianggap sebagai lawan tangguh. Pelatih PSIS, Jafri Sastra, untuk menakar kekuatan tim. Ia akan menurunkan pemain utama saat menghadapi PSS dalam laga besok. Lawan PSS sendiri adalah ujian pertama Jafri Sastra yang berniat menyelamatkan Tim Mahesa Jenar dari zona degradasi. Wajar apabila dirinya langsung menurunkan tim utama demi menakar kekuatan sebelum kembali bertarung di Liga 1.

 

“Kami akan menurunkan skuad yang berbeda saat lawan PSS dan Persibat. Untuk PSS, bagi kami ini momen menakar kekuatan sebelum kembali ke Liga 1. PSS tim yang tepat karena di kandang mereka ada tekanan yang luar biasa. Lawan PSS juga jadi momen bagi kami untuk memperbaiki diri,” kata eks Pelatih Persis Solo itu. (Des)

Read previous post:
Teror Lempar Kaca Mobil

  TEROR lempar kaca mobil yang belakangan marak di sejumlah daerah, terutama di Bantul terungkap. Dua cah klitih, masing-masing Ap

Close