Sejak Kecil, ‘Spiderwomen’ Grobogan Suka Panjat Pohon

MERAPI- M TASLIM HADI Ny Maryati tengah menunjukkan foto anaknya, Aries Susanti Rahayu.
MERAPI- M TASLIM HADI
Ny Maryati tengah menunjukkan foto anaknya, Aries Susanti Rahayu.

GROBOGAN (MERAPI) – Peraih medali emas panjat tebing (sport climbing) nomor speed perorangan Asian Games, Aries ‘Spiderwomen’ Suanti Rahayu, bikin bangga masyarakat Indonesia. Terlebih, bagi warga dan keluarga Aries yang tinggal di Desa Taruman Kecamatan Klambu Grobogan.

“Saya bersyukur Aries akhirnya berhasil meraih medali emas. Tentunya kami semua merasa bangga, karena anak saya memang berkeinginan menyumbangkan medali emas untuk Indonesia,” kata Maryati (47), ibunda Aries saat ditemui wartawan di rumahnya, ketika akan berangkat ke Palembang, Sabtu (25/8).

Kedatangannya ke Palembang bersama sejumlah pejabat berkompeten Pemkab dan KONI Grobogan, untuk mensupport anaknya agar kembali bisa menorehkan prestasi tertinggi dengan menggondol medali emas di cabang olahraga panjat tebing kelas speed beregu putri.

Ibu tiga anak ini mengaku, ia dan keluarganya sempat menyaksikan tayangan televisi saat Aries bertanding pada Kamis (23/8). Saat itu ia diliputi ketegangan. Terlebih saat babak semifinal dan final. Namun ketegangan itu akhirnya berubah jadi kegembiraan, setelah Aries memastikan meraih medali emas yang mengalahkan rekannya dari Indonesia Puji Lestari. “Setelah Aries jadi juara, suasana kampung sini ramai. Semua warga yang juga melihat tayangan televisi, ikut bergembira dengan keberhasilan Aries,” katanya.

MERAPI-ISTIMEWA Aries tampak gembira usai meraih medali emas panjat tebing nomor speed perorangan Asian Games.
MERAPI-ISTIMEWA
Aries tampak gembira usai meraih medali emas panjat tebing nomor speed perorangan Asian Games.

Saat Aries tampil, hanya Sanjaya (56), ayahnya yang tidak ikut nonton televisi karena di Palembang untuk memberikan dukungan langsung kepada putri bungsunya itu. Maryati menuturkan, keberhasilan Aries tersebut dilalui dengan kerja keras. Bahkan sejak kecil, gadis berusia 23 tahun itu sudah gemar dalam hal panjat memanjat. Meski Aries anak perempuan tetapi sejak kecil suka manjati pohon di sekitar rumah. Padahal kedua kakaknya yang semuanya perempuan, Astrea Susanti (25) dan Dwi Santi Yuvita (29) , tidak ada yang suka memanjat pohon karena takut jatuh. “Saya sempat khawatir kalu sampai jatuh,” ujarnya.

Karena hobinya itu, ketika duduk di bangku SD, Aries sudah menggeluti dunia olahraga. Beberapa kali mengikuti lomba atletik. Bahkan pernah juara 2 lomba lari cepat 100 meter tingkat Jateng. Ketika duduk di bangku SMP, Aries mulai menggeluti olahraga panjat tebing, setelah guru olahraga Ari Mulyanto melihat Aries suka memanjat pohon. Setahun setelah menekuni panjat tebing, Aries mulai menuai prestasi saat duduk di bangku kelas 3 SMP, dengan menyabet medali perak di Kejurnas panjat tebing UPN Yogyakarta. Sejak saat itu, Aries makin semangat dan serius menekuni olahraga panjat tebing. (Mas)

Read previous post:
LIGA MAHASISWA KU-21 PIALA MENPORA – UGM 1 Kembali Telan Kekalahan

  SLEMAN (MERAPI) - Tuan rumah Liga Mahasiswa KU-21 Piala Menpora, Universitas Gadjah Mada (UGM) 1 kembali menelan kekalahan di

Close