RIBUAN ANGGOTA PRAMUKA COKLATKAN BANTUL-Pramuka DIY Benteng Kadaulatan Budaya

MERAPI-RIZA MARZUKI Jathilan kreasi baru menjadi suguhan yang dipentaskan di hadapan ribuan peserta upacara.
MERAPI-RIZA MARZUKI
Jathilan kreasi baru menjadi suguhan yang dipentaskan di hadapan ribuan peserta upacara.

SEWON (MERAPI)- Bantul menjadi tuan rumah peringatan Hari Pramuka ke-57 Kwartir Daerah (Kwarda) DIY. Peringatan yang dipusatkan di Stadion Sultan Agung, Selasa (14/8) ini dipenuhi ribuan Pramuka perwakilan dari lima kabupaten/kota. Kesenian jathilan menjadi salah satu suguhan yang dipentaskan di hadapan peserta upacara.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X bertindak selaku pimpinan apel besar Hari Pramuka menyampaikan harapannya agar Pramuka menjadi organisasi penjembatan generasi milenial.
Saat menyampaikan sambutannya, Sultan mengakui Pramuka sebagai wadah pembinaan bagi generasi muda tanpa memandang agama dan suku. Organisasi yang dibentuk oleh sang ayah, Sri Sultan HB IX ini memiliki peran penting dalam mewujudkan empat pilar kebangsaan. Tegaknya idiologi Pancasila masih menjadi amanat yang harus digarap oleh Pramuka. “Semangat menegakkan Pancasila dan UUD 45 adalah tugas besar yang harus diemban,” sebut Sultan.

Lebih khusus, Sri Sultan menegaskan Pramuka DIY harus mampu berperan sebagai kreator semangat kebangsaan. Kwarda Pramuka DIY yang kini diketuai GKR Mangkubumi ini menjadi sangat strategis untuk menjadi benteng kedaulatan budaya generasi muda dari penetrasi kebudayaan modern. Apalagi dalam pembinaannya, Pramuka sudah dimulai dari tingkat sekolah dasar hingga anggota dewasa yang terdiri dari para pembina. Sehingga pembinaan berkebangsaan ini harus dilakukan secara terus menerus. “Pramuka DIY juga harus istimewa, diharapkan menjadi benteng kadaulatan budaya,” tambahnya.

Pramuka Indonesia sejak beberapa tahun lalu menjadi organisasi kepanduan dengan jumlah anggota terbanyak sedunia. Apel Besar Hari Pramuka kemarin dipenuhi perwakilan dari berbagai daerah. Bahkan jadwal yang seharusnya dimulai pukul 08.00 harus molor hingga 30 menit. Dengan puluhan bus dan truk pramuka segala usia terus berdatangan meski apel sudah dimulai. Tribun stadion berkapasitas 30 ribu penonton itu pun berubah coklat dengan kibaran bendera merah putih, pramuka, dan bendera kepanduan dunia (WOSM).
Dalam kesempatan itu diberikan pula sejumlah penghargaan kepada aktivis pramuka dan pihak yang selama ini memiliki kontribusi dengan organisasi ini. Salah satunya Bupati Bantul, Suharsono yang mendapat penghargaan berupa Lencana Dharma Bakti. Usai upacara, Suharsono menyebut penghargaan itu sebagai motivasi baginya dan Pemkab Bantul untuk terus mendukung gerakan ini. Menurutnya, pengelolaan pramuka di wilayahnya diserahkan sepenuhnya kepada Pengurus Kwartir Cabang Pramuka Bantul. “Saya koordinasi terus dengan Pak Totok Sudarto, Ketua Kwarcab. Apa yang bisa disupport oleh Pemda pasti akan saya lakukan,” sebutnya. (C1)

Read previous post:
ilustrasi
Jebol Eternit, Maling Bobol 2 Kantor

BANTUL (MERAPI)-  Tim Buser Polres Bantul berhasil meringkus pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) di Bantul, Senin (13/8) malam. Tersangka Ek

Close