DIBEKUK MADURA FC 0-1 – PSS Gagal ‘Revans’

 

SUMENEP (MERAPI) – PSS Sleman gagal <I>revans<P> terhadap Madura FC. Dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Ahmad Yani Sumenep Jumat (10/8) sore, Laskar Sembada dibekuk tuan rumah Madura FC 0-1. Pada putaran pertama di Stadion Maguwoharjo Sleman, PSS juga kalah 1-2. Satu-satunya gol yang dicetak Beny Ashar di babak kedua kemarin membuat posisi PSS turun dari puncak klasemen sementara Grup Timur Liga 2 dan berselisih dua angka dengan Madura FC.

 

Dalam laga kemarin, Seto Nurdiyantoro menyimpan Slamet Budiono dan Christian Gonzales di awal laga. Rangga Muslim kembali dipercaya di 11 pemain utama bersama I Made Wirahadi dan Rifai Lastori. Di lini tengah, Amarzukih diplot menjadi pengatur serang bersama Ichsan Pratama sedangkan Arie Sandy menjadi gelandang bertahan. Di awal babak pertama laga berjalan dengan tempo tinggi. Kerjasama Ichsan dan Amarzukih di menit pertama nyaris membobol gawang Madura. Dua menit berselang giliran Madura FC yang mendapat peluang yang untungnya bisa diselamatkan kiper Setya Beny.

 

Madura FC yang mengandalkan serangan dari sayap menguasai pertandingan. Berkali-kali mereka membuat jantung suporter PSS yang datang ke Stadion Ahmad Yani berdetak kencang. Usai mendapat peluang menit 20 melalui set-piece mereka tipis dari gawang Setya Beni. Kiper yang menggeser posisi Ega Rizky jadi pahlawan PSS menit 35 dan 36 usai menepis dua tendangan keras pemain Madura saat berhadapan satu lawan satu.

 

PSS baru bisa keluar dari tekanan menit 37 usai melancarkan serangan balik berbahaya ke aera pertahanan Madura FC. Rangga Muslim yang tampil kurang greget mendapat dua peluang emas masing-masing menit 39 melalui tendangan keras yang masih tipis di atas mistar dan menit 41 melalui tendangan setengah voli menyambut bola pantul I Made Wirahadi. Sebelum babak pertama berakhir bek kiri PSS, Vandy Prayoga mendapat kartu kuning usai menekel keras pemain sayap Madura.

 

Skor 0-0 di awal babak kedua direspons Seto dengan memasukkan Gonzales. Ia menarik keluar I Made Wirahadi lalu mengganti formasi menjadi 4-2-3-1. Masuknya Gonzales diantisipasi baik oleh Muhammad Syukron dkk. Berkali-kali pergerakan pemain naturalisasi itu bisa dihentikan barisan belakang Madura FC. Arah bola yang selalu menuju El Loco juga mampu dipotong barisan pertahanan. Di tengah frustasi membangun serangan, Jodi Kustiawan dikartu kuning usai menekel laju pemain Madura saat serangan balik yang berujung tendangan bebas.

 

Madura pelan-pelan kembali menguasai permainan dan menekan pertahanan PSS. Menit 64, suporter tuan rumah bersorak usai tendangan kapten Beny Ashar tak bisa dijangkau Setya Beni mengubah skor menjadi 1-0. Usia gol Beny tensi pertandingan meninggi. Kedua tim sempat bersitegang menit 71 usai wasit hanya mengartu kuning Gufroni yang melakukan pelanggaran keras terhadap Rifai Lastori. Melihat situasi, Seto menarik keluar Lastori dan Arie Sandy lalu memasukkan Ilham Irhaz dan Slamet Budiono menit 74. Serangan PSS kian hidup di 15 menit terakhir, namun lagi-lagi kesigapan pemain belakang Madura FC masih mampu mengantisipasi tiap rencana Laskar Sembada. Skor 1-0 untuk Madura FC bertahan hingga laga usai. (Des)

Read previous post:
2 ORANG DITANGKAP-Penjual Togel Raup Rp 300 Juta Perhari

YOGYA (MERAPI)- Kejahatan judi jenis toto gelap (Togel) masih merajalela di Yogyakarta. Kondisi ini membuat sejumlah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di

Close