PSS TANTANG MADURA FC BESOK – I Made Wirahadi Siap Buktikan Diri

 

SLEMAN (MERAPI) – Tambun Naibaho terancam gagal memperkuat PSS Sleman saat menghadapi Madura FC di Stadion Ahmad Yani Sumenep, Jumat (10/8) besok. Striker lincah ini cedera mendadak beberapa saat sebelum tim berangkat, Rabu (7/8) dini hari. Cedera Tambun menambah masalah baru di tubuh PSS setelah pengatur serangan, Dave Mustaine juga absen karena akumulasi kartu.

 

Cederanya Tambun juga membuat Seto memutuskan memasukkan nama Cristian Gonzales ke dalam skuad. El Loco tampaknya akan menjadi pelapis I Made Wirahadi dalam laga tandang pertama PSS di putaran kedua Liga 2 Grup Timur itu.

 

Di sisi lain, I Made Wirahadi belum menemukan performa terbaiknya usai menepi cukup lama. Sejak pulih dari cedera, striker 35 tahun itu baru satu kali turun menjadi starter ketika melawan PSD Demak di Piala Indonesia. Selebihnya, eks penggawa Bali United dan PSMS Medan ini hanya menjadi pemain pengganti. Cedera Tambun dan kondisi fisik El Loco yang belum maksimal menjadikan I Made Wirahadi berpeluang besar sebagai pilihan utama Seto di lini depan.

 

“Sebenarnya semua pemain siap saat latihan kemarin tapi mendadak Tambun cedera. Ini membuat kami atur strategi lagi sebelum berangkat, Gonzales masuk dan Made mungkin yang akan disiapkan dari awal sembari kita lihat situasi nanti. Adi Nugroho juga belum bisa main karena fase penyembuhan. Harus cepat bikin keputusan,” sambung Seto.

 

Sudah empat bulan Made tak menyumbang gol bagi PSS. Gol terakhirnya ia ceploskan April 2018 lalu ketika menghadapi Persiba Balikpapan. Jika diturunkan sejak awal, penyerang gaek itu siap memberikan yang terbaik bagi tim. Ia ingin membuktikan diri layak mengenakan jersey Laskar Sembada.

 

“Saya ingin membuktikan diri di tiap pertandingan. Tentunya ingin cetak gol, tapi yang penting bisa berguna untuk tim dan bisa meraih kemenangan,” tegas I Made.

 

Rian Miziar, bek anyar yang didatangkan dari Martapura FC juga dibawa ke Sumenep. Sebenarnya pemain yang memulai karier di Barito Putera ini belum menarik hati Seto saat latihan. Rian juga belum kompak dengan para pemain lain, terutama tandemnya di lini belakang yang sempat dicoba dalam latihan terakhir PSS di Stadion Maguwoharjo. Namun, Pelatih asal Kalasan itu yakin Rian bakal berguna jika dibawa dalam pertandingan. Dalam 18 pemain, Seto juga membawa Jodhi Kustiawan dan Zamzani yang bakal mengawal benteng pertahanan PSS.

 

“Rian sebenarnya belum nyetel, harapannya dia bisa cepat menyatu dengan lainnya dalam pertandingan,” sambung Seto.

 

Tim PSS sendiri sudah sampai di Sumenep. Setelah istirahat total selama satu hari, rencananya Seto akan menjajal lapangan hari ini. Dalam latihan Seto akan melihat kondisi terkini para pemain sebelum menunjuk 11 pemain utama. Menu latihan sendiri berupa pengondisian pemain usai menempuh jalan darat dari Yogyakarta. Tim Pelatih berharap tak ada lagi pemain yang terkena masalah saat atau setelah latihan. Madura FC saat ini hanya berselisih satu poin dari PSS yang berada di puncak klasemen sementara. Meski laga mempertaruhkan posisi puncak klasemen, Seto cuek dengan situasi ini.

 

“Buat apa memikirkan puncak klasemen di tengah musim, yang penting nanti di akhirnya kan. Sekarang fokus tiap pertandingan dulu biar maksimal,” tegasnya. (Des)

Read previous post:
KASUS GADIS CADDY GOLF DIBAKAR-Pelaku 2 Kali Bakar Wanita Sampai Tewas

SEMARANG (MERAPI)-  Polisi masih memeriksa pelaku pembunuhan gadis caddy golf, Ferin Diah Anjani (21), yaki KA warga Blora. Dalam pemeriksaan

Close