Sleman Siap Kirim Relawan ke Lombok

SLEMAN (MERAPI) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan mengirimkan relawan untuk membantu proses rehabilitasi di Pulau Lombok. Tahap awal, tim akan melakukan assessment terlebih dahulu ke Lombok sebelum memberangkatkan relawan.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sleman Joko Supriyanto mengatakan hal tersebut, Selasa (7/8). Nantinya tim yang akan diterjunkan dari BPBD Sleman, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) serta Dinas Kesehatan (Dinkes). Tinjauan lokasi rencananya akan berangkat, Kamis (9/8) besok.

Assessment ini untuk mengetahui kondisi di lapangan seperti apa. Lalu hal yang dibutuhkan saat ini apa. Apakah untuk membantu membuat tenda darurat, hunian sementara atau yang lain. Setelah tahu kebutuhan di lokasi apa, baru akan menerjunkan relawan,” katanya.

Joko menuturkan, assessment akan dilakukan selama 2-3 hari. Menyesuaikan kondisi di lapangan bagaimana. Dan menurutnya, assessment penting dilakukan agar tim yang diterjunkan itu bekerja secara efektif. Jangan sampai justru tidak tepat sasaran.

Untuk jumlah relawan dijelaskan Joko, dari BPBD Sleman sudah siap 50 relawan terlatih. Khususnya di bidang pertukangan. “Berapa hari relawan di Lombok, akan kita tentukan setelah assessment,” jelasnya.

Kepala DPUPKP Sleman Sapto Winarno menuturkan, pihaknya sendiri yang akan turun ikut melakukan assessment bersama dengan BPBD dan Dinkes. Terkait apa yang akan dilakukan dari DPUPKP nanti juga masih belum bisa disebutkan.

“Setelah assessment baru dapat kita ketahui, kondisi disana bagaimana. Dan dari kami apa yang disiapkan. Kalau sekarang masih belum bisa karena belum tahu kondisi disana. Nanti untuk tim koordinator dari BPBD,” ujarnya. (Awh)

Read previous post:
RECOVERY PASCA GELOMBANG TINGGI – Warga Terdampak Tak Peroleh Perhatian Pemkab

WONOSARI (MERAPI) - Program recoveriy pasca gelombang tinggi yang memporakporandakan pantai selatan, untuk kerusakan infrastruktur khususnya lapak dan warung yang

Close