TERDUGA TERORIS DI MATA WARGA-Dikenal Baik Tapi tak Pernah Ikut Kegiatan Kampung

BERBAH (MERAPI)- Salah satu terduga teroris yang digrebek Densus 88 Antiteror mabes Polri adalah AR warga Dusun Sribit Lor, Sendangtirto, Berbah, Sleman. Di kalangan warga setempat, AR dikenal tak pernah bermasalah, suka membantu namun jarang ikut kegiatan kampung.
Ketua RT setempat, Wardiyana (62) mengatakan, meski AR warga asli Sribit, namun dia tidak aktif dalam kegiatan warga. Ia sudah beberapa kali mengajak untuk acara arisan dan paguyuban, namun selalu tidak mau. “Kalau AR itu asli sini (Berbah) baru menikah sekitar satu tahunan belakangan ini. Istrinya orang Gresik,” imbuh Wardiyana.
Dari hasil penggeledahan, tim Densus membawa sejumlah dokumen dalam dua tas plastik. Namun Wardiyana tak mengetahui pasti isi dokumen yang dibawa Densus.

Seorang warga Sribit Lor yang enggan disebut namanya menambahkan, dia mengaku kaget jika AR terlibat jaringan teroris. Kesehariannya, AR selalu ramah dan salat lima waktu di masjid. “Sebelum bulan puasa kemarin, saya minta tolong dia membetulkan ampli masjid. Orangnya baik, jadi kami kaget ada penggeledahan dari polisi,” tutur warga.
Saat media mendatangi rumah AR usai digeledah Densus pada Sabtu (4/8), seorang perempuan yang diduga istri AR sempat membukakan pintu. Namun dia enggan memberikan keterangan dan langsung menutup pintu rumahnya. Hingga kini belum diketahui AR apakah terlibat jaringan teroris atau tidak. Belum ada keterangan resmi dari polisi terkait penggrebekan ini.

Seperti diketahui, Densus 88 Antiteror Mabes Polri melanjutkan perburuan terduga teroris di DIY, Sabtu (4/8). Selama sehari, petugas menggrebek dua lokasi, yakni sebuah rumah di Dusun Sribit Lor, Sendangtirto, Berbah, Sleman serta sebuah kamar hotel di Jalan Kaliurang, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman. Hingga Minggu (5/4), belum ada keterangan resmi terkait operasi itu. (Tiw)

Read previous post:
Waspadai Kebakaran Lahan di Perbukitan Menoreh

WATES (MERAPI) - Masyarakat Kulonprogo yang tinggal di sekitar perbukitan Menoreh diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya kebakaran lahan. Area ini dinilai

Close