KISAH PELARIAN PENCURI GABAH-Ancam Warga, Nyemplung Sungai, Akhirnya Menyerahkan Diri

SEYEGAN (MERAPI)- Aksi pelarian SF (37) warga Semampir Wetan, Tambakrejo, Tempel, Sleman usai gagal mencuri gabah di wilayah Seyegan seperti antiklimaks. Usai kepergok warga pada Jumat (20/7) lalu, dia dengan beringas sempat mengancam warga menggunakan pisau sebelum kabur nyemplung sungai. Aksi ngototnya itu ternyata luluh oleh bujukan sang istri.
Kapolsek Seyegan AKP Masnoto kepada wartawan, Kamis (2/8) mengatakan, dari hasil pemeriksaan, sebelum mencuri gabah, awalnya pelaku pulang dari memancing di wilayah Seyegan sekitar pukul 03.00 dinhari. Saat melintas di Dusun Ngino, tersangka melihat ada 3 karung gabah berada di depan rumah korban Ny Niken Widya.
“Saat melintas di depan rumah korban itulah kemudian muncul niat untuk mencuri. Apalagi kondisinya tengah sepi,” ujar Masnoto. Pelaku kemudian mengangkut tiga karung gabah ke atas motornya. Namun apes bagi pelaku.

Sejumlah warga memergokinya. Saat hendak ditanya maksudnya mengangkut gabah, pelaku justru kabur. Warga pun spontan mengejarnya. Saat kabur itulah satu per satu gabah terjatuh dari motor. Pelaku pun berhenti.
Dalam kondisi terdesak, pelaku mengancam warga menggunakan pisau yang merupakan perlengkapan memancing milik SF.
Karena diancam dilukai, warga akhirnya berhenti mengejar tersangka. Sedang tersangka kemudian melarikan diri dengan cara menceburkan diri ke sungai.
Menurut Masnoto, pelaku mengaku nekat mencuri gabah karena tak punya uang. “Pengakuannya gabah itu akan dijual dan hasilnya untuk biaya kebutuhan sehari-hari,” katanya. Dijelaskan Masnoto, selama ini pelaku bekerja serabutan sehingga penghasilannya tak menentu. “Pelaku yang setiap hari bekerja serabutan ini penghasilanya tidak cukup, sehingga timbul niat untuk melakukan pencurian,” katanya.

Seperti diberitakan,  Setelah buron selama dua pekan, pelaku pencurian gabah di wilayah Seyegan, Sleman, SF (37) warga Semampir Wetan, Tambakrejo, Tempel, Sleman akhirnya menyerahkan diri ke kepolisian. Pelaku yang sempat menghilang karena tahu diburu polisi itu memutuskan menyerah setelah dibujuk sang istri. (Shn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
ANTISIPASI MASALAH PPDB ZONASI-Yogya Petakan Sebaran Siswa 

UMBULHARJO (MERAPI) - Dinas Pendidikan serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta diminta mulai mendata sebaran siswa kelas 6

Close