REKONSTRUKSI DIJAGA KETAT-Ribut dengan Pacar, Jumiyati Tewas Dikepruk Balok

MERAPI-HUMAS POLRES BANTUL Tersangka saat memeragakan adegan memukul korban Jumiyati
MERAPI-HUMAS POLRES BANTUL
Tersangka saat memeragakan adegan memukul korban Jumiyati

BANTUL (MERAPI)-  Penyidik Sat Reskrim Polres Bantul menggelar rekonstruksi kasus kasus pembunuhan janda Jumiyati (33) warga Dusun Depok Gilangharjo Pandak Bantul di bulak sawah Dusun Cepoko Trirenggo Bantul, Rabu (1/8). Dalam rekobstruksi terungkap jika korban tewas akibat dipukul balok oleh pelaku.
Rekonstruksi tersebut dilakukan di dua tempat, yakni di Mapolres Bantul dan tempat kejadian perkara (TKP), serta diperagakan langsung oleh tersangka SY (48). Sementara korban diperagakan oleh peran pengganti.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pelaksanaan rekonstruksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian.

“Ada 34 adegan yang diperagaan dalam rekonstruksi tersebut,” ujar Kapolres Bantul AKBP Sahat Marisi Hasibuan SIK MH melalui Kasubag Humas AKP Sulistiyaningsih seperti dilansir dari <I>Tribratanews<P>.
Rekonstruksi diawali saat korban Jumiyati menunggu tersangka di sebuah warung pecel lele depan Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Bantul. Setelah itu tersangka datang menjemput, lalu keduanya jalan-jalan menuju Alun-alun Utara Yogyakarta dengan menggunakan sepeda motor korban.
Di tengah perjalanan pulang, sesampainya di pertigaan Patalan, mereka berbelok ke arah barat menuju ke sebuah gubuk di bulak sawah Dusun Cepoko Trirenggo Bantul.
Di lokasi kejadian, sempat terjadi pertengkaran di antara keduanya. Korban sempat memukul tersangka menggunakan helm dan mengenai kepala belakang serta punggung tersangka. Tersangka kemudian mengajak korban pulang, namun korban yang masih marah malah menarik jaket tersangka. Hal ini membuat tersangka marah, yang kemudian mendorong korban hingga sempoyongan. Tersangka lalu mengambil sebuah potongan kayu yang ada di atas saluran air dan memukulkannya ke arah wajah korban.

Akibatnya korban terjatuh ke tanah dengan posisi tengkurap. Tersangka lalu memukul korban sekali lagi dan mengenai kepala bagian belakang dengan menggunakan kayu tersebut. Pukulan di kepala bagian belakang itulah yang menewaskan Jumiyati.
“Tersangka lalu membawa kabur sepeda motor milik korban,” jelas AKP Sulistiyaningsih.
Seperti diberitakan, pelaku diamankan di persembunyianya di Dusun Bopongan, Tamanan, Banguntapan, Bantul, Minggu (3/6). Pelaku mengaku nekat menghabisi korban karena kesal dimintai uang.
Sebelumnya, Jumiyati (33) mengenal SY (48) melalui media sosial. Keduanya kemudian berpacaran hingga puncaknya terjadi penganiayaan itu. Jasad korban ditemukan di bulak sawah Dusun Cepoko Trirenggo Bantul pada Rabu (30/5) lalu. (*)

Read previous post:
KARTUN – 2 Agustus 2018

Close