PACAR TAK MAU TANGGUNG JAWAB-Wanita Hamil Gagal Bunuh Diri

MAGELANG (MERAPI)- Seorang perempuan, HD (34) warga Pakis, Magelang diselamatkan warga masyarakat saat bermaksud menghakiri hidupnya dengan cara terjun dari jembatan Sungai Pabelan tepatnya Dusun Sidoharjo, Taman Agung, Muntilan, Magelang, Senin (30/7) sekitar pukul 10.00. Diduga, korban yang tengah hamil itu nekat berusaha bunuh diri karena pacarnya tak mau bertanggung jawab.
Saksi di lokasi kejadian, Monalisa Budi (39) mengatakan, awalnya dia tengah berdiri di depan rumah yang letaknya berdekatan dengan Jembatan Sungai Pabelan pada Senin siang. Di tepi jembatan, dia melihat korban berniat terjun ke sungai.
“Saat itu saya sedang di depan rumah. Tiba-tiba saya melihat wanita tersebut turun dari motor di tepi jembatan. Dia langsung melepas helm dan jalan menuju jembatan,” ujar saksi seperti dikutip dari Tribratanews, Selasa (31/7).

Selanjutnya, kata saksi, korban kemudian bersandar di pagar jembatan sambil memegangi perutnya. “Kemudian saya dekati dan dia sedang menangis. Setelah saya tanya dia menjawab ingin bunuh diri,” ujar saksi.
Saksi kemudian membujuk korban agar tak melompat ke sungai. Dia lantas menghubungi warga lain dan polisi. Personil Polisi yang datang ke lokasi kejadian kemudian mengevakuasi korban dan membawanya dengan cara digendong menuju ke rumah Ketua RW Sidoharjo.
Petugas Polsek Muntilan, Brigadir Hadiwibowo kemudian meminta keterangan dari perempuan tersebut. Saat itu HD mengakui sedang hamil di luar nikah dan umur kandungannya 5 bulan. Namun pacarnya yang berinisial SM Warga Ngrajek, Mungkid itu justru pergi dan tidak mau bertanggung jawab.
Karena kondisi HD sangat lemas, dia kemudian oleh petugas dibawa ke Rumah Sakit Umum Muntilan guna mendapatkan perawatan. (*)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Koramil Sayegan Gelar gladi Lapang Bencala Alam

SLEMAN (MERAPI) - Guna mengantisipasi terjandinya musibah bencana alam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman menyelenggarakan simulasi dan gladi

Close