DISELUNDUPKAN KE RUANG TAHANAN-Gergaji Besi Disembunyikan di Dalam Roti

NGAGLIK (MERAPI)-Upaya pelarian dua tahanan, NB (22) warga Jatimulyo, Kricak, Tegalrejo, Yogya dan EP (27) warga Sidomulyo, Bener Tegalrejo, Yogya dari sel Polsek Ngaglik sudah direncanakan sejak lama. Mereka meminta bantuan temannya untuk menyelundupkan gergaji besi dan kabur naik bus. Gergaji itu diselundupkan dengan dimasukkan dalam roti saat jam besuk tahanan.
Kapolsek Ngaglik Kompol Danang Kuntadi kepada wartawan, Senin (30/7) mengatakan, kedua pelaku berhasil melarikan diri setelah memotong ventilasi ruang tahanan dengan menggunakan gergaji besi yang dikirimkan oleh temannya.
Menurutnya, tiga potong gerjaji besi tersebut diselundupkan oleh teman pelaku dengan cara dimasukkan dalam roti. Kemudian, roti itu diberikan kepada kedua pelaku saat jam besuk tahanan. Gergaji itu pun lolos dari pengamatan polisi. “Teman pelaku yang menyelundupkan gergaji itu kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia menyelundupkan dengan cara disembunyikan dalam kue,” jelas Danang.

Dijelaskan, setelah mendapatkan gergaji, kedua pelaku mulai memotong besi. Setidaknya butuh waktu hingga tiga minggu bagi mereka untuk memotong 20 besi ventilasi ruang tahanan.
Setelah berhasil memotong jeruji besi ventilasi tahanan, keduanya kemudian keluar dari sel tahanan. Saat berhasil keluar dari penjara, mereka kemudian dijemput seseorang yang belum diketahui identitasnya menggunakan angkutan umum untuk kabur dan melewati sejumlah kota.
“Mereka singgah di Temanggung, lalu lewat Semarang kemudian singgah di Solo. Dari Solo mereka naik bus lewat Surabaya, Denpasar dan berakhir di Lombok Barat,” katanya.
Menurut Danang, kini pihaknya masih memburu teman pelaku yang membantu kabur dengan angkutan umum itu. Sejumlah saksi sudah diperiksa, namun dia belum ditemukan.
“Kami masih mengejar satu teman pelaku yang membantunya kabur. Identitasnya belum bisa kami sampaikan,” jelasnya.

Sementara itu kepada polisi, pelaku NB mengaku nekat kabur dari ruang tahanan karena takut dipenjara. Sejak dibekuk, dia selalu ketakutan berada di dalam sel. Untuk itu bersama temannya EP, kemudian merencanakan untuk kabur dari tahanan dengan modus menggergaji teralis.
Kebetulan dua temannya mau membantu dengan mengirim gergaji besi serta menyediakan transportasi umum.
Seperti diberitakan, setelah burong selama satu bulan, dua tahanan Polsek Ngaglik, Sleman yang melarikan diri dengan memotong besi ventilasi akhirnya ditangkap di tempat persembunyiannya di Perum Bumi Harapan Permai Dusun Telaga Waru, Labu Api, Lombok Barat, NTB. Keduanya kemudian dibawa ke Polsek Ngaglik untuk diperiksa dalam dua kasus kejahatan, Senin (30/7).
Kedua pelaku yang diamankan yakni NB (22) warga Jatimulyo, Kricak, Tegalrejo, Yogya dan EP (27) warga Sidomulyo, Bener Tegalrejo, Yogya. Keduanya ditangkap setelah mencuri empat unit handphone dan lima pasang sepatu bola di mess pemain PSS Sleman di Dusun Jongkang, Sariharjo, Ngaglik pada awal Maret lalu.(Shn)

Read previous post:
PILIH HEWAN KURBAN – Waspadai Sapi dari TPST

BANTUL (MERAPI) - Menjelang Hari Raya Idul Qurban bulan Agustus, saat ini beberapa titik penjualan hewan kurban mulai bermunculan. Namun

Close