Kabur dari Tahanan Polsek Ngaglik, 2 Pencuri Ditangkap di Lombok

MERAPI-SAMENTO SIHONO Kedua tahanan yang kabur ke Lombok tiba di Polsek Ngaglik, Senin (30/7).
MERAPI-SAMENTO SIHONO
Kedua tahanan yang kabur ke Lombok tiba di Polsek Ngaglik, Senin (30/7).

NGAGLIK (MERAPI)- Setelah burong selama satu bulan, dua tahanan Polsek Ngaglik, Sleman yang melarikan diri dengan memotong besi ventilasi akhirnya ditangkap di tempat persembunyiannya di Perum Bumi Harapan Permai Dusun Telaga Waru, Labu Api, Lombok Barat, NTB. Keduanya kemudian dibawa ke Polsek Ngaglik untuk diperiksa dalam dua kasus kejahatan, Senin (30/7).
Kedua pelaku yang diamankan yakni NB (22) warga Jatimulyo, Kricak, Tegalrejo, Yogya dan EP (27) warga Sidomulyo, Bener Tegalrejo, Yogya. Keduanya ditangkap setelah mencuri empat unit handphone dan lima pasang sepatu bola di mess pemain PSS Sleman di Dusun Jongkang, Sariharjo, Ngaglik pada awal Maret lalu.
Kapolsek Ngaglik Kompol Danang Kuntadi kepada wartawan, kemarin menjelaskan, penangkapan kedua pelaku dilakukan pada Kamis (26/7) lalu. Seperti diberitakan, kedua pelaku kabur dengan memotong ventilasi ruang tahanan pada Jumat (22/6) lalu. Setelah kejadian itu, pihaknya melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan keluarga pelaku. Dijelaskan Danang, petugas sempat menemui hambatan karena informasi yang didapat sangat minim.

Namun polisi tak patah semangat. Teman-teman pelaku dan keluarganya terus didesak untuk memberitahukan di mana pelaku bersembunyi. Pada Selasa (3/7) lalu, penyelidikan polisi mengalami kemajuan. Seorang pria yang membantu kaburnya kedua pelaku tertangkap. “Dia yang memasok gergaji kepada kedua tahanan itu yang kemudian digunakan memotong besi ventilasi,” jelas Danang.
Setelah penangkapan teman pelaku itu, penyelidikan terus dikembangkan. Beberapa hari berselang, teman pelaku mengatakan jika kemungkinan keduanya kabur ke luar Jawa.
“Dari informasi yang didapat, bahwa kedua pelaku sudah berada di luar Pulau Jawa,” ujar Danang.
Berbekal informasi itu, petugas dengan dipimpin Panit Reskrim Ipda Apfryadi Pratama lantas melakukan pendalaman penyelidikan. Akhirnya didapat informasi kedua pelaku bersembunyi di daerah Lombok Barat, NTB. Setelah mengetahui keberadaan pelaku, Tim Opsnal Polsek Ngaglik dengan dibantu Resmob Satreskrim Polres Lombok Barat menangkap pelaku di Perum Bumi Harapan Permai, Dusun Telaga Waru, Labu Api, Lombok Barat.
“Pelaku NB kita tangkap saat berada di rumah. Sementara EP ditangkap saat baru pulang ke rumah ketika turun dari mobil. EP sempat berusaha melarikan diri tapi berhasil kita tangkap,” beber Danang Kuntadi.
Kedua pelaku lantas dibawa ke Polsek Ngaglik guna pemeriksaan lebih lanjut.

Barang bukti yang diamankan dari pelaku adalah tiga gergaji besi dan teralis yang telah dipotong. Menurut Danang, kedua pelaku bakal dijerat dengan pasal tambahan. Yakni selain pencurian di mes pemain PSS, juga harus mempertanggungjawabkan aksi kabur dari tahanan.
“Kini kedua tahanan ini terancam hukuman dengan perkara baru. Kasus pencurian dan kasus perusakan ruang tahanan serta melarikan diri dari ruang tahanan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP atau 406 dan pasal 223 KUHP,” ujar Danang.
Seperti pemberitaan sebelumnya, kedua tersangka ditangkap karena mencuri empat unit handphone dan lima pasang sepatu milik para pemain PSS Sleman yang berada di Dusun Jongkang, Sariharjo, Ngaglik pada awal Maret lalu. Mereka masuk ke mes pemain saat penghuninya tidur di malam hari. (Shn)

Read previous post:
BERKENALAN LEWAT MEDSOS- Larikan Gadis ABG, Diamankan

  WONOSARI (MERAPI)- Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul, Polda DIY mengamankan dan memproses hukum MA (18) seorang pemuda warga Desa Jatirejo,

Close