KALAHKAN BHAYANGKARA FC 1-0 – Persija Raih Poin Penuh

 

Pemain Persija, Osas Saha (kiri) ditempel ketat pemain Bhayangkara FC. (MERAPI-BENI WIDYASWORO)
Pemain Persija, Osas Saha (kiri) ditempel ketat pemain Bhayangkara FC. (MERAPI-BENI WIDYASWORO)

BANTUL (MERAPI) – Persija Jakarta meraih poin penuh setelah menang 1-0 atas tamunya, Bhayangkara FC dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (27/7) malam. Satu-satunya gol Persija dicetak Ismed Sofyan di menit 33.

 

Hasil itu mengantarkan Persija naik ke peringkat 3 klasemen sementara Liga 1 dengan 28 poin, selisih satu poin dengan Persib Bandung di puncak klasemen dan Barito Putera di peringkat kedua. Sedang Bhayangkara FC di peringkat lima dengan 26 poin.

 

Mengawali pertandingan, Persija yang tampil sebagai tuan rumah langsung bermain menyerang. Akan tetapi, usaha Persija untuk mencetak gol masih menemui tembok terjal dari duo stoper Vladimir Vujovic dan Jajang Mulyana.

 

Bhayangkara FC tak tinggal diam. Tim asuhan Simon McMenemy berusaha mengimbangi permainan Macan Kemayoran. Sejumlah serangan dilancarkan Bhayangkara FC tapi masih belum membuahkan hasil.

 

Memasuki menit 33, Persija akhirnya memecah kebuntuan. Tendangan bebas jarak jauh Ismed Sofyan meluncur tanpa ada yang menyentuh dan tak bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper Bhayangkara FC, Wahyu Tri Nugroho.

Unggul satu gol membuat para pemain Persija lebih santai dalam memainkan bola di arena tengah permainan. Bhayangkara FC yang tertinggal berusaha membalas tapi organisasi permainan yang dijalankan masih belum berjalan dengan baik. Hingga paruh pertama berakhir, keunggulan 1-0 Persija tak berubah.

 

Usai jeda turun minum, Persiba tak mau terburu-buru dalam melancarkan serangan. Masih mempertahankan skuad yang sama saat di babak pertama, Persija tetap menyajikan permainan menyerang.

 

Hanya saja, Bhayangkara FC terlihat lebih agresif dalam melakukan tekanan. Hal tersebut membuat Persija kesulitan menguasai lini tengah.

 

Serangan lebih banyak dilancarkan Bhayangkara FC.

Lini pertahanan Persija yang diperkuat duet Gunawan Dwi Cahyo dan Jaimerson da Silva dipaksa bekerja ekstra menghalau serangan Bhayangkara FC.

 

Tak kunjung mendapatkan gol, sejumlah pergantian dilakukan Bhayangkara FC termasuk dengan memasukkan Herman Dzumafo di barisan depan. Serangan Bhayangkara FC terlihat kian banyak. Namun, tekanan yang dilancarkan Bhayangkara FC masih kurang variatif sehingga mudah diantisipasi barisan pertahanan Persija.

 

Bhayangkara FC sempat mendapat peluang emas lewat sundulan Vendri Mofu tapi masih mampu ditepis kiper Persija, Shahar Ginanjar.

 

Di penghujung laga, Bhayangkara FC kembali mendapat peluang lewat tendangan bebas Paulo Segio tapi tendangannya masih membentur pagar hidup Persija. Hingga laga berakhir, Bhayangkara FC tak mampu mengejar ketinggalan. (Oro)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
PORWADA III DIY 2018 – Jaring Atlet Wartawan ke Porwanas 2020

  SLEMAN (MERAPI) - Tim pemandu bakat telah menjaring sejumlah atlet dari semua cabang yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Wartawan

Close