LIMA BASKET 2018 – UAJY Juara Regional DIY Jateng

 

SLEMAN (MERAPI) – Tim putra Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) sukses merebut kembali gelar juara Liga Mahasiswa (Lima) cabor bola basket usai mengalahkan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang 69-55 di partai puncak yang berlangsung Rabu (25/7) malam.

 

Gelar ini sekaligus mengantarkan mereka menuju Lima Nasional yang akan digelar di Surabaya 9-16 Agustus mendatang. Meski gagal meraih juara, Udinus juga lolos menemani UAJY lantaran regional DIY-Jateng mendapat jatah dua tim.

 

Saling berhadapan di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, kedua kubu bergantian mengambil kendali permainan selama 4×10 menit. Udinus melesat di kuarter pertama. Pada lima menit pertama, tim asal Semarang itu memimpin 11-5. Udinus mengambil kuarter pertama dengan keunggulan 22-16. UAJY membalas di kuarter kedua. Setelah menempel ketat perolehan poin Udinus dengan 25-24, UAJY ganti unggul 33-29 sebelum jeda.

 

UAJY menjaga momentum itu memasuki paruh kedua laga dengan unggul 45-40 di kuarter ketiga. UAJY memperlebar jarak 51-43 di lima menit pertama kuarter terakhir. Selisih menjadi 11 poin di dua menit terakhir. Udinus terus menekan dan sempat memangkas ketertinggalan menjadi delapan angka 63-55 saat waktu tersisa semenit. Namun, UAJY beberapa kali memanfaatkan kegagalan serangan Udinus dengan fast break yang memperlebar jarak dengan kedudukan akhir 69-55.

 

Bintang UAJY, Avin Kurniawan mencetak 25 poin dan 3 assists. Center UAJY, Ferdian Ravanelli juga tampil memukau dengan mencetak 20 rebounds. Kemenangan ini spesial lantaran UAJY merebut kembali gelar yang tahun lalu dipegang Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS). Putra UAJY juga mengulangi catatan dua tahun lalu juga dengan mengungguli Udinus.

 

Sementara itu Udinus gagal menyandingkan gelar setelah tim putri mereka menjadi juara musim ini setelah mengalahkan UNS 56-37 di hari yang sama. (Des)

Read previous post:
CALON DPD JADI PENGURUS PARPOL-DIY Tunggu Keputusan KPU Pusat

UMBULHARJO (MERAPI) - Komisi Pemilihan Umum DIY tetap memproses pencalonan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang masih menjadi pengurus partai politik.

Close