BACALEG LENGKAPI BERKAS PENDAFTARAN – KPU Sleman Beri Waktu Hingga 31 Juli

Ilustrasi Pemilu 2019.

SLEMAN (MERAPI) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman sudah menyelesaikan tahap verifikasi terhadap berkas pendaftaran bakal calon anggota legislatif. Dari 598 berkas yang masuk, hampir semuanya kurang lengkap.

Berkas yang kurang tersebut antara lain, tidak ada SKCK, surat keterangan sehat hingga ijazah yang belum dilegalisir. KPU Sleman memberi batas waktu kepada bacaleg untuk segera memperbaiki berkas sampai tanggal 31 Juli 2019.

Komisioner KPU sleman Divisi Teknis Penyelenggara Haryanta mengatakan, bagi bacaleg yang kekurangan berkas surat keterangan dokter kini sudah ada kemudahan. Jika aturan lama, surat keterangan sehat jasmani dan rohani harus dari RS milik pemerintah, kini tidak lagi.

“Sekarang bisa di Puskesmas terdekat. Termasuk surat keterangan bebas narkoba. Asal ada keterangan dari petugas kesehatan,” katanya, Rabu (25/7).

Bacaleg yang belum lengkap berkas pendaftarannya, paling banyak karena belum menyertakan surat keterangan sehat jasmani dan rohani. selebihnya seperti SKCK hingga ijazah yang belum dilegalisir.

Sementara itu, di Kabupaten Sleman tidak ada bacaleg yang mantan narapidana narkoba, teroris dan kekerasan seksual terhadap anak. Untuk PNS, TNI/Polri juga dipastikan tidak ada.

Dalam pendaftaran bacaleg, KPU Sleman menerima setidaknya 598 nama. Mereka akan bertarung memperebutkan 50 kursi anggota DPRD Sleman. Dari jumlah tersebut 262 atau 44 persennya adalah perempuan. Artinya, batas minimal 30 persen kuota perempuan sudah dipenuhi.

“262 nama itu dari total 16 parpol yang mendaftarkan bacalegnya di Sleman. Semua Parpol sudah memenuhi aturan tersebut,” ujar Ketua KPU Sleman Ahmad Shidqi. (Awh)

Read previous post:
GELAR KREATIVITAS ANAK USIA DINI – Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Terhadap PAUD

SLEMAN (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten Sleman terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat, arti pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini(PAUD). Sampai saat ini

Close