SLAMET INGIN CETAK GOL KE GAWANG PSIM – PSS Kembali Digoyang Isu Transfer

 

SLEMAN (MERAPI) – Persiapan PSS Sleman jelang laga krusial melawan PSIM Yogyakarta kembali terganggu isu transfer pemain. Setelah Slamet Budiono santer dikabarkan kembali ke Sriwijaya FC kini giliran bek muda Laskar Sembada, Sahrul Kurniawan yang dikabarkan hengkang di putaran dua. Madura United disebut-sebut bakal menampung Sahrul yang jarang masuk sebagai pilihan Tim Pelatih di 11 pemain utama.

 

Tim Pelatih, terutama Seto Nurdiyantoro enggan menanggapi rumor tersebut. Seto memilih fokus pada latihan PSS jelang laga lawan PSIM. Pelatih Kepala yang sukses mengangkat moral tim usai ditinggal Herry Kiswanto (Herkis) itu tak ingin isu di luar lapangan mengganggu persiapan terlebih saat ini psikis pemain masih belum stabil menghadapi laga derby yang penuh tekanan besok sore. Namun, Seto menegaskan saat ini belum ada pemain yang hengkang dari timnya. Manajemen pun belum melakukan pencoretan pemain.

 

“Saya malah baru tahu soal itu (isu transfer). Soal transfer ada waktunya sendiri. Bukan sekarang, nanti kalau saatnya tepat baru bicara soal pemain mana yang datang atau yang pergi. Kami mau benar-benar fokus untuk pertandingan besok, semoga tidak ada yang menganggu persiapan lagi,” tegas Seto.

 

Sahrul sendiri lebih banyak menghangatkan bangku cadangan. Ia hanya diturunkan dua kali sebagai starter, masing-masing di laga Liga 2 dan satu kali di Piala Indonesia. Duet Hisyam Tolle dan Zamzani yang mulai padu sulit digeser. Situasi itu membuat isu membesar ditambah dua stopper Madura United, Fachrudin dan Munhar cedera panjang.

 

Sahrul sendiri ketika dikonfirmasi Merapi, Selasa (24/7) siang mengaku belum bisa berkomentar tentang isu tersebut. “Maaf saya enggak bisa komentar soal transfer itu. Sekali lagi saya minta maaf,” tulisnya via pesan pendek.

 

Sementara itu Slamet Budiono yang pekan lalu diisukan kembali ke Sriwijaya FC ingin mencetak gol ke gawang PSIM. Top skor sementara PSS ini ingin membuktikan ucapannya fokus ke Laskar Sembada ketimbang memikirkan rumor ketertarikan Sriwijaya FC itu untuk kembali memboyongnya. Derby DIY nanti menjadi yang pertama bagi Slamet. Dia mengaku tak sabar menghadapi PSIM sekaligus was-was lantaran suporter tuan rumah akan memberikan tekanan sepanjang pertandingan.

 

“Ada was-wasnya juga, tapi sedikit. Insya Allah cetak gol lagi. Kalau dapat peluang saya mau jadi gol. Tapi yang terpenting tim di atas segalanya, saya siap berjuang mati-matian untuk PSS di pertandingan besok. Sekarang saya mau fokus ke pertandingan daripada memikirkan hal di luar lapangan,” tegas winger yang kini akrab disapa Budigol itu.

 

PSS bakal tampil dengan kekuatan penuh menghadapi PSIM. Tidak ada lagi pemain yang bakal absen. Tim Pelatih tak perlu lagi pusing dengan komposisi pemain. Apalagi 11 pemain utama yang kerap diturunkan telah menemukan chemistry satu sama lain. Para pemain lain juga siap memberikan dukungan bagi Slamet Budiono menambah pundi gol bagi PSS.

 

“Yang paling penting adalah kemenangan tim. Kami akan support siapapun yang bisa cetak gol termasuk Budi,” sambung Hisyam Tolle, Kapten PSS. (Des)

Read previous post:
Difabel Kulonprogo Terima Alat Bantu

PANJATAN (MERAPI) - Sejumlah alat bantu seperti kursi roda, kruk dan kaki atau tangan palsu diberikan kepada difabel Kulonprogo dalam

Close