RAZIA SERENTAK LAPAS DI DIY-Kartu Domino pun Ikut Disita

MERAPI-AMIN KUNTARI Petugas menunjukkan barang terlarang yang ditemukan saat sidak di Rutan Kelas IIB Wates.
MERAPI-AMIN KUNTARI
Petugas menunjukkan barang terlarang yang ditemukan saat sidak di Rutan Kelas IIB Wates.

WATES (MERAPI)- Petugas Kantor Kemenkumham DIY menggelar sidak mendadak di sejumlah lapas, salah satunya adalah Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Wates, Kulonprogo, Senin (23/7) malam. Barang terlarang berupa korek api, kartu domino dan lainnya ditemukan dan kemudian disita petugas.
Sidak melibatkan petugas gabungan Rutan Kelas IIB Wates dengan Polres Kulonprogo dan Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Sasarannya yakni fasilitas dan barang-barang terlarang yang tidak semestinya ada di dalam ruang tahanan.
Kepala Rutan Kelas IIB Wates, Teguh Suroso mengatakan, penggeledahan ruang tahanan merupakan kegiatan rutin pihaknya demi menjaga keamanan dan ketertiban Rutan Kelas IIB Wates. Namun kali ini, pelaksanaannya serentak di seluruh rutan dan lapas yang ada di DIY dan Indonesia.

“Ini merupakan perintah dari Kementerian Hukum dan HAM secara serentak untuk menindaklanjuti temuan barang-barang yang tidak semestinya di Lapas Sukamiskin,” kata Teguh, usai sidak.
Ia memaparkan, penggeledahan berhasil menemukan barang-barang terlarang seperti korak api dan kartu domino yang dibuat sendiri oleh narapidana. Selain itu, sejumlah warga binaan juga didapati menumpuk alas tidur hingga lebih dari dua lembar.
“Ini tidak diizinkan karena bisa memancing kecemburuan sesama warga binaan. Sedangkan korek api, memang termasuk barang yang tidak diizinkan selain obat-obatan terlarang dan senjata tajam,” tegasnya.
Temuan barang terlarang kemudian disita oleh petugas. Sementara warga binaan yang menumpuk alas tidur ditindaklanjuti dengan penertiban. Teguh memastikan, rutan yang kini berisi 74 warga binaan terdiri dari 34 nara pidana dan 40 tahanan itu akan dijaga ketat. Fasilitas-fasilitas di dalamnya termasuk barang-barang yang akan masuk ke lingkungan rutan juga harus diperiksa terlebih dahulu.

Ke depan, Rutan Kelas IIB Wates akan melarang masuknya makanan dari luar. Bahkan jika ada warga binaan yang sakit, kebutuhan obat-obatan akan disuplai oleh petugas rutan.
“Ini menjadi upaya antsipasi kami,” kata Teguh.
Dalam kesempatan yang sama, Kabag Ops Polres Kulonprogo, Kompol Sudarmawan mengatakan, sejumlah personel dikerahkan pihaknya untuk membantu proses pemeriksaan di dalam rutan. Ini merupakan permintaan dari pihak Rutan Kelas IIB Wates.
“Kami diminta untuk membantu pemeriksaan di dalam rutan. Pelaksanaannya kondusif,” katanya.  (Unt)

Read previous post:
SLAMET INGIN CETAK GOL KE GAWANG PSIM – PSS Kembali Digoyang Isu Transfer

  SLEMAN (MERAPI) - Persiapan PSS Sleman jelang laga krusial melawan PSIM Yogyakarta kembali terganggu isu transfer pemain. Setelah Slamet

Close