BATU MILIK CAH KLITIH TAK DITEMUKAN-Korban: Wajah Seperti Dilempar Pasir

TEMPEL (MERAPI)- Pelaku pelemparan mobil milik korban Ridwan warga Tegal Gentan, Margoagung, Seyegan, Sleman masih diburu polisi. Diduga pelaku merupakan cah klitih, dilihat dari modus penyerangannya. Sementara hingga Selasa (24/7), korban belum membuat laporan resmi ke polisi.
Menurut Ridwan, dia berharap polisi segera mengungkap kasus ini agar tak menimbulkan keresahan. Dia mengatakan, batu yang diduga digunakan pelaku untuk menempar mobilnya memang tidak ditemukan di dalam mobil. Ridwan menduga, batu tersebut terjatuh saat istrinya keluar dari mobil. Sementara istrinya, Amalia mengaku saat kejadian dia merasa wajahnya seperti dilempar pasir. Namun apakah itu pasir yang terbawa batu atau pecahan kaca, Amalia tidak bisa memastikan.
“Kejadiannya cepat sekali. Anak saya posisi saya gendong karena baru bangun tidur,” imbuh Amalia. Kejadian ini pun belum dilaporkan resmi ke polisi.

Panit Reskrim Polsek Tempel Ipda Farid M Noor yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait permasalahan tersebut. Sejumlah saksi sudah diperiksa. Namun, polisi belum memeriksa korban karena kondisinya belum pulih. “Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kita belum periksa korban karena baru fokus pada anaknya yang menjadi korban pelemparan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, mobil yang ditumpangi M Ridwan (30) bersama istrinya Amalia (30) warga Tegal Gentan, Margoagung, Seyegan, Sleman dilempar batu diduga oleh cah klitih di Jalan Raya Gedongan, Tempel, Sleman, Minggu (22/7) pukul 21.45. Akibat kejadian ini, putri bungsu korban yang masih berusia balita, Faliqatul Nawa Ridwan mengalami luka.

Aksi lempar batu oleh cah klitih memang marak terjadi akhir-akhir ini. Modusnya, pelaku berkeliaran di malam hari kemudian mencari sasaran mobil yang melaju di tempat sepi. Kemudian, pelaku sengaja memacu motor dari arah berlawanan sebelum melemparkan batu saat jaraknya sudah dekat.
Di Sleman, kasus ini sudah memakan korban jiwa. Yakni seorang pengendara mobil di Godean yang tewas setelah dilempar batu cah klitih beberapa waktu lalu. Pelaku pun sudah ditangkap. Saat itu pelaku mengaku emosi karena wajahnya terkena sorot lampu mobil korban saat mereka berpapasan. Kemudian setelah kejadian itu, aksi lempar batu masih saja terjadi dan belum ada pelaku yang ditangkap. Hingga kasus yang terakhir menimpa koran Ridwan. (Shn)

Read previous post:
Stok Terbatas, Harga Daging dan Telur Ayam Naik

SUKOHARJO (MERAPI) - Harga daging dan telur ayam di Sukoharjo mengalami kenaikan signifikan sejak beberapa hari terkhir. Kondisi tersebut membuat

Close