Mobil Dilempar Batu Cah Klitih, Balita Terluka

MERAPI-ISTIMEWA Kaca mobil korban pecah dilempar batu cah klitih
MERAPI-ISTIMEWA
Kaca mobil korban pecah dilempar batu cah klitih

TEMPEL (MERAPI)- Mobil yang ditumpangi M Ridwan (30) bersama istrinya Amalia (30) warga Tegal Gentan, Margoagung, Seyegan, Sleman dilempar batu diduga oleh cah klitih di Jalan Raya Gedongan, Tempel, Sleman, Minggu (22/7) pukul 21.45. Akibat kejadian ini, putri bungsu korban yang masih berusia balita, Faliqatul Nawa Ridwan mengalami luka.
Hingga Senin (23/7), korban masih menjalani perawatan di ICU RSUD Murangan, Sleman.
Saat ditemui wartawan di RSUD Murangan, Ridwan mengaku kejadian berlangsung sangat cepat. Awalnya dia bersama istri dan dua anaknya baru saja bepergian ke Semarang. Anak pertama korban yang berusia lima tahun duduk di kursi belakang mobilnya. Sedangkan anak korban yang berusia balita dipangku istrinya yang duduk di depan.

Sesampainya di Jalan Raya Gedongan, Tempel, mobil korban mendahului rombongan pengendara motor.
“Sebelum kejadian saya mendahului rombongan motor,” ungkap Ridwan kepada wartawan, Senin (23/7).
Ridwan pun mengaku tak menaruh curiga. Dia tetap memacu mobilnya ke arah Sleman. Namun beberapa saat kemudian, tragedi itu terjadi. Sebuah batu mendarat di kaca depan sisi kiri. “Pelaku pelemparan menggunakan sepeda motor dan melaju dari arah berlawanan,” ujarnya. Ridwan mengaku awalnya dia dan istri tidak menyadari jika anaknya terluka. Tak lama kemudian, nafas anaknya tersengal-sengal. Kemudian, darah terlihat di baju istrinya. Ridwan langsung mencari pertolongan dengan menghentikan seorang pengendara motor. “Istri dan anak saya diboncengkan naik motor ke Puskesmas Tempel. Namun langsung dirujuk ke RSUD Murangan,” ujar Ridwan.(Shn)

Read previous post:
Antisipasi Penumpang Mabuk

  TAK ada pekerjaan tanpa risiko. Termasuk profesi driver atau sopir, tak bebas dari risiko sekecil apapun. Seperti dialami sopir

Close