Gudang Furniture di Gumpang Terbakar

Kebakaran menimpa gudang furniture di Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura diduga karena korsleting listrik. (MERAPI-Wahyu Imam Ibadi)
Kebakaran menimpa gudang furniture di Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura diduga karena korsleting listrik. (MERAPI-Wahyu Imam Ibadi)

SUKOHARJO (MERAPI) – Kebakaran menimpa gudang furniture di Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura diduga karena korsleting listrik. Api yang besar membuat masyarakat sekitar panik bahkan sebagian siswa SDN Gumpang 1 Kartasura terpaksa dipulangkan karena letak sekolahan bersebelahan dengan lokasi kebakaran.

Kepala Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura Dwi Mogol Nuryanto, Senin (23/7) mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 07.15 WIB di gudang furniture milik Irawan. Kali pertama kebakaran diketahui oleh sejumlah pekerja dan masyarakat sekitar yang melihat kepulan asap hitam pekat.

Api dengan cepat membakar gudang yang berisi kayu dan sejumlah produk furniture. Kobaran api yang besar dan asap hitam pekat membuat masyarakat sekitar panik. Mereka khawatir api merembet ke bangunan lain didekatnya karena posisi lokasi kebakaran bersebelahan dengan kampung penduduk, sekolah dan Balai Desa Gumpang, Kartasura.

Warga berusaha membantu memadamkan api dengan menggunakan air dari sumber terdekat. Pihak Pemerintah Desa Gumpang dibantu warga juga membantu menenangkan puluhan siswa SDN Gumpang 1 yang menangis ketakutan. Sebagian siswa akhirnya dipulangkan karena terus menangis ketakutan dan mengingat kondisi bangunan sekolah terdampak asap dan suhu panas akibat kebakaran.

“Penyebab kebakaran masih dicari petugas terkait. Tapi informasi dari orang sekitar gudang katanya karena korsleting listrik atau sisa pembakaran sampah yang apinya belum padam dan merembet ke gudang,” ujar Dwi Mogol Nuryanto.

Kebakaran yang menimpa gudang furnitur dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran. Api berhasil dipadamkan setelah beberapa mobil pemadam kebakaran datang.

“Wilayah Desa Gumpang dan khususnya di Kecamatan Kartasura rawan terjadi kebakaran. Kejadian ini salah satunya dan kami dari Pemerintah Desa Gumpang usul ke Pemkab Sukoharjo segera merealisasikan penambahan kantor baru sebagai pool mobil pemadam kebakaran di Kartasura. Jadi begitu ada kebakaran bisa langsung dan dekat melakukan pemadaman,” lanjutnya.

Kabid Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Margono mengatakan, masih mencari penyebab pasti kebakaran di gudang furniture di Gumpang, Kartasura. Kebakaran terjadi sekitar pukul 07.15 WIB dan api bisa dipadamkan pukul 09.15 WIB.

Pemadaman dilakukan petugas dengan mengerahkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran. Satpol PP Sukoharjo mengirimkan dua unit mobil pemadam kebakaran, empat mobil pemadam kebakaran dari Solo, Wonogiri dua unit dan Karanganyar satu unit. Selain itu juga ikut membantu dikirim satu unit ambulan milik PMI Solo.

“Api dengan cepat membesar karena di dalam gudang berisi bahan mudah terbakar seperti kayu. Pemadaman dilakukan dengan melibatkan sejumlah mobil pemadam kebakaran baik dari Sukoharjo maupun daerah lain,” ujarnya. (Mam)

Read previous post:
MERAPI-SUKRO RIYADI Warga menurunkan jenazah Wiwit dari ambulans menuju rumah duka di Dusun Jalakan Pandak.
TKI BANTUL TEWAS DI KOREA DIMAKAMKAN-Bupati Bantul Jemput Jenazah Wiwit

BANTUL (MERAPI)-  Suasana haru begitu terasa ketika prosesi pemakaman Wiwit Sutrisnoputro, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Dusun Jalakan, Triharjo, Pandak,

Close