Persiapan PSS Diganggu Isu Transfer

 

SLEMAN (MERAPI) – Persiapan PSS Sleman menghadapi Blitar United di Stadion Maguwoharjo Sabtu (21/7) malam besok diganggu banyak isu di luar lapangan. Salah satunya adalah isu transfer kembali ditariknya Slamet Budiono ke Sriwijaya FC di putaran dua mendatang terlebih jendela transfer mulai dibuka Kamis (26/7) pekan depan. Selain itu PSS juga diisukan mulai mengincar pemain anyar. Pelatih Kepala PSS, Seto Nurdiyantoro pun merespons isu ini dengan bicara kepada pemain agar tidak memikirkan hal lain di luar laga melawan Blitar United.

 

“Saya mau para pemain tidak memikirkan hal lain selain pertandingan liga. Soal transfer saya tidak mau tahu menahu, karena masih fokus ke sisa pertandingan putaran pertama,” katanya Kamis (19/7).

 

Isu transfer ini efek domino dari dilepasnya sejumlah penggawa Sriwijaya FC seperti Hamka Hamzah, Adam Alis, Makan Konate, Mahamadou N’Diaye, Bio Paulin, Novan Setya Sasongko, Alfin Tuasalamony, Patrich Wanggai dan Rachmat Hidayat. Hamka diisukan bakal dibeli PSS untuk memperkuat lini belakang setelah terbatasnya stok pemain yang sesuai harapan Seto. Lalu Slamet Budiono yang tampil impresif di empat pertandingan bersama PSS sekaligus menjadi top skor sementara tim diisukan bakal kembali ke Sriwijaya FC.

 

Isu ini diperkuat dengan pernyataan Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Muddai Madang, yang mengisyaratkan mengakhiri peminjaman Slamet dari PSS sejak Minggu (15/7) kemarin. Terkait isu transfer yang mulai memanas ini, Slamet Budiono sejalan dengan Seto. Dirinya tidak mau terpengaruh dan ingin fokus membela Laskar Sembada di sisa pertandingan yang tersisa. “Saya sudah dengar isu itu. Tapi sampai saat ini saya mau fokus dulu di tiap pertandingan PSS Sleman,” tegas Slamet mendinginkan suasana.

 

Manajemen juga belum mau bicara banyak soal isu transfer itu. Mereka masih menyimpan rapat rencana yang akan dilakukan saat jendela transfer dibuka. Begitu juga soal Christian Gonzales yang hingga usai lebaran ini belum bisa memperkuat PSS. Pemain naturalisasi asal Uruguay itu menurut manajemen akan menemukan titik terang persoalan statusnya. Manajemen masih menyimpan rapat opsi andai pemain berjudul El Loco itu gagal merumput di PSS saat putaran dua. Begitu juga soal opsi pemain yang bisa menggantikan posisi Slamet andai di putaran dua nanti Sriwijaya memanggilnya.

 

“Lihat nanti, kan masih lama transfernya dibuka. Kami juga masih harus melihat laporan-laporan dari Tim Pelatih dan medis,” kata Manajer PSS, Sismantoro singkat.

 

Di dalam lapangan para pemain sendiri sebenarnya sudah sangat siap menghadapi Blitar United. Para penggawa PSS terbakar mengalahkan Blitar di depan pendukung sendiri dan menjauhkan jarak poin keduanya. Hisyam Tolle, Kapten PSS, menyadari betul pentingnya laga melawan Blitar United sebelum semua tenaga dan pikiran tercurahkan untuk laga derby menghadapi PSIM Kamis (26/7) mendatang di Stadion Sultan Agung. Tolle pun meminta rekan-rekan agar meningkatkan fokus selama latihan dan ketika beradu taktik di lapangan.

 

“Kita harus ambil (menang) ini pertandingan. Kuncinya fokus terus di latihan atau saat bertanding,” kata bek tengah yang sukses mencetak gol pembuka melawan Semeru FC beberapa waktu lalu. (Des)

Read previous post:
PS TIRA JAMU BORNEO FC – Menanti Poin Penuh Nil Maizar

  BANTUL (MERAPI) - Mampu menahan imbang 2-2 kala bertamu ke kandang Arema FC, PS Tira Bantul memiliki optimism tinggi

Close