OMBAK TINGGI NGAMUK DI PANTAI SELATAN-Puluhan Warung dan 5 Kapal Nelayan Hancur

WONOSARI (MERAPI)- Prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan terjadi gelombang laut pasang hingga ketinggian ombak mencapai 27,5 feet atau 6-8 meter di sepanjang perairan pantai selatan Gunungkidul benar-benar terbukti, Kamis (19/7) dini hari.
Akibatnya, puluhan hancur, gazebo rusak dan kapal nelayan hancur diterjang ombak.
“Kita masih lakukan pendataan terkait dengan dampak gelombang tinggi pantai selatan ini dan laporan masyarakat merupakan data sementara,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki.

Koordinator SAR Wilayah I, Sunu Handoko mengatakan, peningkatan gelombang laut di sejumlah pantai di Kecamatan Girisubo sudah terlihat sejak pukul 19.00 WIB dan belum terlalu berdampak pada daratan pada Rabu. Baru setelah pukul 22.00 WIB ombak laut sampai di area tanggul batas antara pasir laut dengan daratan. Kejadian bertambah mencekam setelah sekitar pukul 00.00 WIB gelombang sampai menggenangi daratan. Bahkan hingga pukul 04.00 WIB, air laut merendam ratusan bangunan yang ada di kawasan pantai. Dari data sementara kerusakan fasilitas wisata terjadi di Pantai Jungwok, Wediombo, Siung, Somandeng, Ngandong, Drini, Sepanjang, Baron, Poktunggal, Krakal, Pulangsawal dan Pantai Kukup.
“Kerusakan terparah di Pantai Girisubo dan di Pantai Jongwok, sejumlah warung hancur dihantam gelombang tinggi,” ucapnya.
Hal serupa juga terjadi di Kecamatan Tepus dan Tanjungsari. Data sementara menyebutkan bahwa puluhan gazebo dan warung mengalami kerusakan cukup parah. (Pur)

Read previous post:
Persiapan PSS Diganggu Isu Transfer

  SLEMAN (MERAPI) - Persiapan PSS Sleman menghadapi Blitar United di Stadion Maguwoharjo Sabtu (21/7) malam besok diganggu banyak isu

Close