Bobol Rumah, Residivis Divonis 22 Bulan

 


Terdakwa diseret ke ruang sidang untuk mendengarkan putusan majelis hakim PN Bantul.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI)- Terdakwa seorang residivis, Aldi bin Nurhadi (23) warga Kuningan Jawa Barat divonis 22 bulan penjara potong masa tahanan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Senin (16/7). Vonis yang dijatuhkan lebih ringan dari tuntutan jaksa selama 24 bulan penjara.

Majelis hakim sepakat dengan dakwaan jaksa penuntut penuntut umum (JPU) Hasti Winasih Novindari SH yang menjerat terdakwa dengan pasal 363 ayat (1) ke-3 dan 5 KUHP. Atas putusan yang dijatuhkan terdakwa menyatakan menerima.

Dalam amar putusan terungkap, terdakwa diketahui sebagai gelandangan yang sering berada di terminal Giwangan Yogyakarta. Selanjutnya terdakwa dari terminal Giwangan jalan kaki mencari sasaran untuk bisa mengambil barang-barang milik orang lain.

Saat terdakwa sampai di Kampung Bodon Banguntapan Bantul melihat ada kesempatan untuk masuk ke dalam rumah saksi korban Ardi. Selanjutnya terdakwa masuk dengan memanjat tebing tembok di belakang rumah.

Kemudian terdakwa melompat pagar dan masuk melalui pintu yang tidak terkunci dan langsung turun tangga mengambil 1 unit Handphone merek Samsung J1, 1 unit Handphone merek Samsung Flip Up GTE-1272 dan uang tunai Rp 2,5 juta.

Tak hanya itu, terdakwa mengambil 1 unit sepeda motor Honda Vario yang diparkir di garasi rumah. Setelah berhasil mengambil barang-barang tersebut terdakwa pergi dan menghubungi temannya Aditya untuk menjual sepeda motor Honda Vario laku Rp 2,5 juta. Akibat perbuatan terdakwa, saksi korban menderita kerugian kurang lebih sebesar Rp 17, 7 juta. (C-5)

 

Read previous post:
Kekurangan Siswa, Hari Pertama Tetap Gelar KBM

SUKOHARJO (MERAPI) - Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2018/2019 disejumlah sekolah ditingkat SMP dan SD masih ditemukan kekurangan

Close