JAMU SEMERU FC – PSS Siap Obati Kekecewaan

 

SLEMAN (MERAPI) – Menang lawan Persigo Semeru FC di Pekan ke-8 Liga 2 Indonesia Grup Timur Minggu (15/7) malam jadi satu-satunya cara mengobati kekecewaan fans atas kekalahan PSS Sleman di kandang Kalteng Putra. Hisyam Tolle dkk pun bertekad meraih poin penuh ketika menjamu Semeru di kandang sendiri.

Kapten Tim PSS itu percaya mereka akan menaklukkan tim asal Lumajang itu seperti yang pernah mereka lakukan laga pra musim. “Kami percaya bisa raih poin penuh dengan catatan main bagus dan konsisten,” tegasnya.

 

Keyakinan sama diungkap Pelatih Kepala PSS, Seto Nurdiyantoro. Tidak ada strategi khusus yang disiapkan, hanya saja Seto minta konsistensi para pemain selama 90 menit dalam lapangan. Trio lini tengah, Dave Mustaine, Arie Sandy, dan Ichsan Pratama diminta lebih agresif dan tak mudah kehilangan bola.

 

Lini depan yang masih menyisakan Tambun Naibaho dan Adi Nugroho juga harus lebih jeli memanfaatkan peluang sekecil apapun seperti yang pernah ditunjukkan ketika menghadapi Persiba Balikpapan.

 

“Untuk pertandingan besok saya minta pemain konsisten. Kami tidak menyiapkan strategi khusus melawan Semeru, kami Tim Pelatih cuma minta pemain konsisten terus di lapangan. Jangan menurun sepanjang pertandingan. Harus jeli dan cerdas kalau mau mengamankan poin penuh. Kami yakin bisa melakukan itu,” tegas Seto Jumat (13/7).

 

Saat ini Semeru berada di peringkat delapan klasemen sementara dengan enam poin. Rachmad Juliandri dkk punya rekor buruk ketika bertamu ke kandang lawan. Tercatat tiga kali mereka menelan kekalahan tandang atas Persegres Gresik (1-2), Martapura FC (0-1), dan 0-3 saat menghadapi Persiba Balikpapan.

 

Sedangkan PSS sendiri baru menelan satu kali kekalahan di depan pendukung sendiri dan dua kali meraih kemenangan kandang melawan PSMP Mojokerto dan Martapura FC. Melihat catatan ini, PSS tampaknya bakal memberikan neraka di pertahanan Semeru yang digalang Doni Setiawan, Antoni, Nugroho Mardiyanto, Rachmat Juliandri itu.

 

“Kami tidak mau melihat catatan statistik. Tiap lawan yang datang ke Maguwo harus kami hadapi secara serius dan jangan pernah lagi meremehkan. Yang paling penting adalah besok pemain harus konsisten,” kata Seto membenarkan Hisyam Tolle.

 

Kabar baik datang dua hari jelang lawan Semeru. Dua pemain PSS yang menepi selama dua pekan, Ilham Irhaz dan I Made Wirahadi sudah kembali berlatih bersama rekan-rekannya. Namun kondisi keduanya masih terus berada di bawah pengawasan Tim Medis dan Fisioterapis Sigit Pramudya.

 

Ilham Irhaz baru sembuh dari kecelakaan transportasi. Setelah mendapat lampu hijau dari dokter di Malang bahwa dirinya boleh kembali ke lapangan, Ilham langsung kembali berlatih sejak Jumat (13/7). Sementara I Made Wirahadi masih menjalani latihan terpisah bersama Sigit. Kondisi Samsul Chaerudin juga terus membaik.

 

Seto menegaskan kedatangan mereka cukup melegakan. Namun dirinya belum bisa mengubah komposisi pemain dan formasi saat melawan Semeru lantaran Ilham dan I Made Wirahadi belum fit 100 persen.

 

“Melihat skuad yang ada, belum ada perubahan signifikan di komposisi pemain. Beberapa kembali tapi belum bisa langsung bertanding. Kami masih akan mempertahankan pemain yang sebelumnya, kalau ada perubahan mungkin menjelang pertandingan. Fokus semuanya ke pertandingan besok lawan Semeru, meski ada pertandingan tanggal 18 lawan PSD Demak,” sambung Pelatih asal Kalasan itu.

 

Ega Rizky masih menjadi pilhan terbaik di bawah mistar. Dalam formasi 4-3-3 Seto, Hisyam Tolle dan Zamzani juga masih pilihan utama karena Yudi Khoerudin masih belum menemukan performa terbaik sementara Sahrul Kurniawan masih berkutat dengan kondisi fisik.

 

Ichsan Pratama tampaknya akan diistirahatkan. Dave Mustaine dan Arie Sandy bakal bekerjasama dengan Irham Milla yang punya daya dobrak lebih dibanding Ichsan. Di depan, tak ada pilihan selain Tambun Naibaho, Rifai Lastori, dan Slamet Budiono.

 

“Kami belum bisa pakai formasi pendamping sepenuhnya karena 4-4-2 diamond dan 4-4-2 flat sama-sama membutuhkan striker murni. Saat ini hanya I Made yang murni, Tambun sama Adi Nugroho bukan striker murni. Sedangkan Samsul masih butuh adaptasi untuk bermain habis-habisan. Makanya mungkin tetap sama saja formasinya,” beber Seto.

 

Berbeda dari PSS, Pelatih Semeru, Putut Wijanarko tengah menyiapkan strategi khusus meredam kecepatan para penyerang tuan rumah di laga besok malam. Namun dirinya enggan mengungkap seperti apa pola pertahanan dan ruang yang disiapkan menghadapi PSS. “Lihat besok ya, saya sudah siapkan strategi khusus,” katanya. (Des)

Read previous post:
Dana JKT Habis, Dinkes Minta Tambahan

TEMANGGUNG (MERAPI) - Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung mengajukan anggaran pada APBD perubahan 2018 sebesar Rp 600 juta untuk melanjutkan program

Close