MENYERAH 0-1 DARI KALTENG PUTRA – PSS Gagal Raih Poin di Palangkaraya

 

PALANGKARAYA (MERAPI) – PSS Sleman gagal membawa pulang poin dari Stadion Tuah Pahoe usai dikalahkan Kalteng Putra 0-1 di pekan ke-7 Liga 2 Grup Timur, Selasa (10/7). Satu-satunya gol tuan rumah dicetak Taufik Kasrun melalui titik putih.

 

Kekalahan ini membuat Laskar Sembada turun ke peringkat ketiga dengan nilai tetap 13 dan gagal memangkas jarak dengan pemuncak klasemen sementara, Madura FC yang Senin (8/7) lalu sukses mengalahkan Persegres Gresik United 1-0. PSS kini tertinggal empat poin dari Madura di puncak klasemen dan tertinggal satu poin dari Blitar United yang kemarin mengalahkan tuan rumah Persiwa Wamena. PSS juga ditempel ketat Kalteng Putra dengan nilai 12.

 

Dalam laga kemarin Pelatih Kepala PSS, Seto Nurdiyantoro kembali menurunkan formasi andalan 4-3-3. Ia mengistirahatkan Tambun Naibaho dan menurunkan Adi Nugroho di depan bersama Rifai Lastori dan Slamet Budiono. Samsul yang digadang-gadang turun hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Tim Pelatih masih mempercayakan lini tengah pada trio Dave Mustaine, Arie Sandy, dan Ichsan Pratama. Sementara itu tuan rumah turun tanpa gelandang Dadang Apridianto yang cedera.

 

Tuan rumah langsung menyerang begitu peluit babak pertama dibunyikan. Lini tengah Kalteng Putra yang dikomandoi Firman Utina mampu meredam kreativitas Dave Mustaine, Ichsan Pratama, dan Arie Sandy. Tuan rumah mendapat peluang emas menit 17 melalui tendangan sudut namun sundulan pemain depan Kalteng Putra masih bisa diamankan kiper Ega Rizky. Dua menit berselang, tuan rumah kembali mendapat peluang melalui tendangan bebas Firman Utina yang masih tipis dari tiang gawang.

 

PSS baru mendapat peluang menit 27 melalui pergerakkan Rifai Lastori dari sayap yang memberikan umpan crossing yang luput ditanduk Adi Nugroho. Pelan tapi pasti, Laskar Sembada keluar dari tekanan dan mampu menghasilkan peluang kembali menit 30 melalui tendangan bebas Dave Mustaine dan aksi indivdu Slamet Budiono menit 40. Namun hingga babak pertama usai PSS gagal mencetak gol.

 

Petaka muncul di awal babak kedua. Wasit menunjuk titik putih setelah pemain Kalteng Putra dijatuhkan dalam kotak penalti. Taufik Kasrun pun mampu menaklukkan Ega Rizky untuk membawa tuan rumah unggul 1-0 menit 49. Tertinggal satu gol, Seto Nurdiyantoro merespon dengan memasukkan Rangga Muslim menggantikan Slamet Budiono. Skema 4-3-3 diubah ke 4-2-4 dengan dimasukannya Tambun Naibaho menggantikan Dave Mustaine. Masuknya dua pemain ini membuat PSS menguasai pertandingan. Tuan rumah pun mulai memarkir bus di daerah pertahanan sendiri dan memperlambat permainan ketika mendapat bola.

 

Dua puluh menit waktu tersisa di babak kedua, para pemain Kalteng Putra mulai bermain drama. Mereka berpura-pura jatuh ketika adu kontak dengan pemain PSS. Situasi ini memicu emosi penggawa PSS. Vandi Prayoga memprotes keputusan wasit yang selalu memberikan pelanggaran pada Kalteng Putra saat terlibat kontak bodi namun pengadil bergeming. Puncaknya, pemain, pelatih, dan ofisial PSS protes keras terhadap wasit yang tidak memberikan perpanjangan waktu di akhir pertandingan. Namun wasit tetap pada keputusan semula yang membuat PSS gagal membawa pulang poin. (Des)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
DITAHAN IMBANG TANPA GOL – PS Tira Gagal Taklukkan Mitra Kukar

BANTUL (MERAPI) - Harapan PS Tira Bantul untuk menuai poin penuh laga kandang dalam lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-15

Close