DITAHAN IMBANG TANPA GOL – PS Tira Gagal Taklukkan Mitra Kukar

Pemain PS Tira, Mariano Berriex (kanan) berusaha melewati hadangan pemain Mitra Kukar. (MERAPI-BENI WIDYASWORO)
Pemain PS Tira, Mariano Berriex (kanan) berusaha melewati hadangan pemain Mitra Kukar. (MERAPI-BENI WIDYASWORO)

BANTUL (MERAPI) – Harapan PS Tira Bantul untuk menuai poin penuh laga kandang dalam lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-15 gagal terwujud. Menjamu Mitra Kukar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Selasa (10/7) sore, PS Tira hanya mampu meraih hasil imbang tanpa gol.

 

Dengan hanya tambahan satu poin tersebut, skuad The Young Warriors masih tertahan di zona degradasi. Saat ini, PS Tira berada di peringkat 16 klasemen sementara dengan 17 poin. Sedangkan Mitra Kukar berada dua tingkat di atasnya dengan koleksi poin yang sama.

 

Pada laga kali ini, PS Tira sudah diperkuat sejumlah pemain yang sempat absen pada laga melawan Sriwijaya FC, seperti kapten tim Manahati Lestusen, Gustavo Lopez dan Ahmad Nufiandani. Sejak menit-menit awal pertandingan, tim tuan rumah berusaha tampil menekan.

 

Laga baru berjalan semenit, PS Tira sebenarnya sempat memimpin lewat lesakan gol Ahmad Nufiandani. Namun wasit menganulir gol tersebut karena Nufiandani dianggap berdiri dalam posisi offside sebelum melepaskan tembakan. Menit kelima PS Tira mendapat penalti namun eksekusi Alexandar Rakic gagal membuahkan gol karena berhasil ditepis kiper Mitra Kukar, Gery Mandagi.

 

Mitra Kukar yang bertindak selaku tim tamu bukannya tanpa peluang. Meski mendapat tekanan, Mitra Kukar tetap berani menampilkan permainan menyerang. Pada pertengahan babak pertama Mitra Kukar sempat mendapatkan sejumlah peluang berbahaya melalui Danie Guthrie.

 

Di penghujung babak pertama, Mitra Kukar hampir saja memimpin jika tendangan Anindito tidak dihalau oleh kiper PS Tira, Syahrul Trisna Fadillah. Hingga paruh pertama pertandingan berakhir, tak ada gol yang tercipta.

 

Memasuki babak kedua, PS Tira kembali tampil agresif di awal laga. Paruh kedua baru bergulir semenit, Gustavo Lopez mengancam gawang Mitra Kukar tapi tendangannya masih melambung di atas mistar gawang.

 

PS Tira melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mempertajam lini depan. Pada sepuluh menit akhir pertandingan, PS Tira begitu antusias dalam menekan. Berulangkali peluang didapat PS Tira, seperti tendangan Rakic yang lagi-lagi diantisipasi oleh Gery Mandagi yang pada laga tersebut tampil gemilang. Skor imbang 0-0 pun tak berubah hingga laga usai.

 

Pelatih PS Tira, Nil Maizar mengaku jika pihaknya kecewa dengan hasil yang didapat tim asuhannya. “Secara hasil kami tentu sangat kecewa karena tidak berhasil meraih poin penuh. Namun, di sini saya baru menangani tim ini dalam beberapa hari. Ketika saya menangani, sebenarnya saya melihat ada perkembangan yang positif di sini. Saya yakin, pemain masih punya motivasi untuk tidak menyerah. Apalagi kompetisi masih panjang,” akunya setelah pertandingan.

 

Sementara itu, kiper Mitra Kukar, Gery Mandagi mengungkapkan bahwa penampilan gemilang yang diperlihatkannya tak lepas dari kerja keras bersama rekan satu tim lainnya. “Sebenarnya kalau penalti itu hanya insting saja, kebetulan pas. Saya rasa teman-teman satu tim sudah berusaha keras agar bisa meraih poin maksimal di sini. Kami tidak mau berada di papan bawah sehingga harus berjuang semaksimal mungkin,” ungkapnya. (Oro)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
GERAKAN 100 SMART CITY-Yogya Susun Rencana Induk

UMBULHARJO (MERAPI) - Kota Yogya yang masuk dalam Gerakan 100 Smart City diminta menyusun master plan atau rencana induk. Rencana

Close