Pukul Orang di Depan Polisi, Diadili

 

Terdakwa saat dibawa petugas ke ruang sidang untuk menjalani persidangan PN Yogyakarta. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Terdakwa saat dibawa petugas ke ruang sidang untuk menjalani persidangan PN Yogyakarta. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

YOGYA (MERAPI) – Seorang anggota ormas, Ary (35) warga Jalan Tamansiswa Yogyakarta kembali diajukan ke persidangan Pengadilan Negeri (PN) Yogya, Selasa (10/7). Terdakwa didakwa telah melakukan pemukulan orang di depan petugas kepolisian hingga patah tulang.

Dalam persidangan terungkap, terdakwa pada Minggu 1 April 2018 pukul 01.15 saat berada di rumahnya seberang parkir mobil Kampus UII Jalan Tamansiswa Wirogunan Mergangsang Kota Yogyakarta didatangi Sarwanto, Agus Andriyanto dan saksi korban Bril Yansasi.

Saat itu Sarwanto berteriak di depan rumah terdakwa dan bilang kalau berani keluar untuk berkelahi. Terdakwa yang kebetulan sedang berada di depan rumahnya dan sebelumnya telah memiliki masalah dengan Sarwanto menerima tantangan tersebut.

Untuk itu terdakwa berteriak mengajak saksi korban dan teman-temannya ke luar dari kampung. Tak lama petugas kepolisian dari Polsek Mergangsan ke parkiran mobil UII di Jalan Tamansiswa untuk mengamankan para pihak. Hal itu dilakukan karena sebelumnya ada laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi perkelahian di tempat tersebut.

Terdakwa yang mendengar kedatangan petugas kepolisian di parkiran mobil UII segera ke luar dari rumahnya dan mendatangi lokasi. Saat itu terdakwa menanyakan para pelaku yang menantang terdakwa dan dijawab telah diamankan di dalam mobil.

Sehingga terdakwa yang emosi karena saksi korban dan teman–temannya telah membuat keributan di sekitar rumahnya, lalu mendekati mobil polisi dan membuka pintu mobil polisi tersebut. Selanjutnya terdakwa memukul saksi korban yang kebetulan berada di dekat pintu mobil menggunakan tangan kanannya yang mengepal sebanyak dua kali mengenai pipi kiri dan kanan.

Akibat pukulan tersebut saksi korban mengalami luka berat yaitu patah tulang hidung sebagaimana dalam Surat Visum Et Repertum (VER) No : 449.2/II/RSUD/IV/2018 RSUD Kota Yogyakarta. Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana oleh jaksa Meilinda Nainggolan SH dengan pasal 351 ayat (2) KUHP. (C-5)

 

Read previous post:
MERAPI-SWADESTA ARIA WASESA Holiday Anna
HOLIDAY ANNA Rilis Single Anyar ‘Romansa’

LAMA tak terdengar kabarnya di industri musik tanah air, Unit Pop Vintage Yogyakarta, Holiday Anna Jumat (6/7/2018)  ini kembali menyapa

Close