MELALUI LOMBA POLISI KEAMANAN SEKOLAH – Bangun Karakter Tertib Berlalu Lintas

MERAPI-SAMENTO SIHONO Penampilan SMP 3 Sleman dalam perlombaan PKS
MERAPI-SAMENTO SIHONO
Penampilan SMP 3 Sleman dalam perlombaan PKS

SLEMAN (MERAPI) – Polda DIY terus menggencarkan budaya tertib berlalu lintas kepada masyarakat demi terciptanya keselamatan bersama. Berbagai upaya dilakukan untuk membentuk karakter kedisiplinan sejak usia dini.

Salah satunya yaitu melalui lomba Polisi Keamanan Sekolah (PKS) tingkat SMP di halaman Mapolres Sleman, Senin (9/7). Dalam kesempatan ini, SMP 3 Sleman ditunjuk sebagai perwakilan untuk bersaing dengan Kabupaten dan Kota di DIY.

“Kita ajarkan tertib berlalu lintas sejak masih anak-anak, sehingga kalau sudah dewasa memiliki etika disiplin berlalu lintas,” beber Kanit Dikyasa Satlantas Polres Sleman, Ipda Gembong Widodo di sela-sela penilaian lomba PKS, di Polres Sleman, Senin (9/7).

Menurut Gembong salah satu tujuan kegiatan ini sebagai upaya edukasi ke masyarakat tentang kedisiplinan berkendara dan berlalu lintas. Sasaran utamanya pelajar sebab dari kalangan inilah mereka bisa mulai tertip berlalu lintas.

“Minimal anak-anak ini punya disiplin di sekolah kemudian di terapkan di lingkungan,” kata Gembong.

Dengan persiapan hanya dua pekan, Gembong optimis sekolah di bawah asuhannya bisa mendapat hasil maksimal. “kita ajarkan 12 gerakan lalu lintas, baris dasar senam lalu lintas, formasi baris berbaris, dan yel-yel dan closing,” katanya.

Sementara itu Kabubdit Kamsel Polda DIY AKBP Tri Iriani salah seorang juri menjelaskan, lomba tersebut diharapkan dapat menjadi media membangun karakter anak-anak sejak usia dini terhadap disiplin dan taat akan peraturan.

“Dengan peserta yang berasal dari pelajar SMP sederajat itu juga menjadi sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas,” tandasnya.

Menurutnya kriteria penilaian lomba meliputi peraturan baris berbaris dasar, 12 isyarat pengaturan lalu lintas, variasi PBB dan seragam.

“Semoga ini dapat berkesinambungan sehingga bermanfaat bagi generasi penerus bangsa,” tandanya.

Khoiru Nisaa salah seorang siswa mengaku sangat antusias mengikuti perlombaan tersebut. Menurutnya dengan perlombaan tersebut dapat menambah wawasan berlalu lintas, selain itu juga mengajakan dirinya untuk lebih disiplin waktu.

“Tambah wawasan berlalu lintas, juga disiplin karena saat latihan tidak tepat waktu akan kena sangsi,” beber siswa kelaa IX ini. (Shn)

 

Read previous post:
Ribuan DPS di Sleman Bermasalah

SLEMAN (MERAPI) - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sleman menerima ribuan Daftar Pemilih Sementara (DPS) bermasalah. Setidaknya ada 9.311 nama

Close